Banyak Jejak Megalitikhum di Bondowoso, Masyarakat Diminta Ikut Aktif Melakukan Perawatan

Jejak era Megalitikum serta peradaban Hindu-Buddha ditemukan di sejumlah wilayah di Kabupaten Bondowoso. Masyarakat pun diminta ikut melestarikan

Editor: eben haezer
ist
Dokumentasi Candi Ghanten di Bondowoso. Candi Ghanten merupakan satu-satunya candi di Bondowoso yang saat ini hanya tersisa pondasi atau bagian bawahnya saja. Karena pengawasannya kurang, struktur bangunan candi banyak yang hilang. 

SURYATRAVEL, BONDOWOSO - Jejak era Megalitikum serta peradaban Hindu-Buddha ditemukan di sejumlah wilayah di Kabupaten Bondowoso. Agar warisan budaya tersebut tak lekang ditelan zaman maka perlu upaya pelestarian.

Upaya pelestarian tak hanya dilakukan oleh pemerintah saja, masyarakat Bondowoso pun harus ikut andil.

Sebab, sejumlah situs cagar budaya tersebut berada di lereng gunung dan lahan milik masyarakat.

Kasi Sejarah dan Kepurbakalaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bondowoso, Hari Kusdaryanto menyebutkan peninggalan cagar budaya di Bondowoso tersebar di 23 Kecamatan dengan tingkat kerawanan yang tinggi.

Kerawanan yang dimaksud yakni pengerusakan dan pencurian benda cagar budaya.

Oleh sebab itu, pihaknya bakal menambah juru pelihara cagar budaya. Saat ini juru pelihara bertugas di 17 Kecamatan saja.

"Jumlah juru pelihara tenaga honorer ada 56 orang. Sedangkan juru pelihara dari BPCB (Balai Pelestarian Cagar Budaya) ada 17 orang. Kendati sudah ada juru pelihara, masyarakat harus turut melestarikan cagar budaya juga," katanya, Jumat (23/10).

Arkeolog BPCB Jatim, Wicaksono Dwi Nugroho mengungkapkan, yoaya menjaga kelestarian cagar budaya terkendala kepemilikan lahan.

"Misalnya, petani atau pemilik lahan menggeser sendiri batu kenong karena dianggap mengganggu tanamannya," paparnya.

Untuk itu perlu sosialisasi sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat secara terus menerus. Dengan begitu, masyarakat menjadi paham tentang pentingnya melestarikan cagar budaya.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved