Long Weekend, Penumpang Kereta Api Jarak Menengah dan Jauh Wajib Punya Surat Bebas Covid

PT KAI Daop 8 Surabaya menegaskan bahwa para calon penumpang kereta api jarak menengah dan jauh wajib menunjukkan surat keterangan bebas covid-19

suryatravel/istimewa
PT KAI Daop 8 Surabaya menerapkan persyaratan khusus bagi calon penumpang jarak menengah dan jauh, di antaranya harus menunjukkan surat keterangan bebas covid-19 

SURYATRAVEL, SURABAYA - PT KAI Daop 8 Surabaya menyatakan akan tetap mengedepankan protokol kesehatan yang ketat saat melayani pelanggan pada libur Long Weekend pada tanggal 28 hingga 30 Oktober nanti.

Hal itu dilakukan guna memperkuat kepercayaan pelanggan yang saat ini juga sangat memperhatikan keamanan dengan lebih maksimal lantaran adanya ketakutan terhadap pandemi virus covid-19,

"Ada 2 jenis protokol kesehatan yang diterapkan yaitu Protokol kesehatan bagi Penumpang KA Jarak Menengah/Jauh dan Protokol Kesehatan Penumpang KA Lokal," ujar Suprapto, Jumat (23/10/20) di Stasiun Gubeng Surabaya.

Dalam Protokol kesehatan bagi Penumpang KA Jarak Menengah/Jauh, pelanggan diharuskan dalam kondisi sehat, bermasker, mengunakan baju lengan panjang dan menunjukkan Surat Bebas Covid-19 (Tes PCR/Rapid Test) yang masih berlaku (14 hari sejak diterbitkan).

Sebagai upaya semakin meningkatkan pelayanan untuk menerapkan protokol kesehatan bagi penumpang KA Jarak Menengah/Jauh, KAI Daop 8 Surabaya itu sendiri, lanjutnya, juga telah bekerja sama dengan PT RNI dalam menyediakan layanan rapid test di 5 stasiun, yaitu Stasiun Surabaya Gubeng, Surabaya Pasarturi, Malang, Sidoarjo, Mojokerto.

"Sementara untuk penumpang KA Lokal, tidak perlu surat bebas Covid-19, namun guna menjaga jarak selama perjalanan, maka kami hanya menjual tiketnya sebanyak 70 persen saja dari kapasitas tempat duduk yang tersedia dan tentunya juga kami wajibkan penumpangnya dalam kondisi sehat dan bermasker,” imbuhnya.

Suprapto menambahkan, konsistensi KAI Daop 8 Surabaya dalam menerapkan protokol kesehatan di lingkungan kereta api sendiri juga telah diakui dengan diperolehnya Safe Guard Label SIBV.

Safe Guard Label SIBV itu, katanya, telah mengacu pada parameter yang disusun oleh ahli dan auditor Bureau Veritas, international best practices, World Health Organization (WHO), regulasi Kementerian Kesehatan, Kementerian Perhubungan dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

Berkaca dari semua hal itu pula, Suprapto menghimbau agar masyarakat tidak perlu ragu lagi dalam menggunakan berbagai layanan KAI, karena KAI telah dispilin dalam menerapkan protokol kesehatan.

Ia berharap minat masyarakat untuk menggunakan kereta api kembali seperti sebelum adanya pandemi.

“Perjalanan KA libur long weekend ini diharapkan dapat dimanfaatkan masyarakat dengan tetap juga memperhatikan protokol kesehatan dan menerapkan 3M yaitu, mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak,” tutup Suprapto.(fikri firmansyah)

Ikuti kami di
Editor: eben haezer
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved