Wisata Kampung Organik Brenjonk Siapkan Protokol Kesehatan Jelang Libur Panjang

Jelang libur panjang, wisata Kampung Organik Brenjonk di Desa Penanggungan, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, telah menyiapkan protokol kesehatan

surabaya.tribunnews.com/febrianto ramadani
pengunjung menikmati hamparan salah satu tanaman yang disajikan dalam Wisata Kampung Organik Brenjonk di Desa Penanggungan, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto 

SURYATRAVEL, MOJOKERTO - Jelang libur panjang, wisata Kampung Organik Brenjonk di Desa Penanggungan, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, telah menyiapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 bagi para pengunjung.

Harie Samoro, Pendamping Petani Organik setempat, mengatakan, protokol itu meliputi memakai masker saat memasuki kawasan sekitar hingga memperbanyak tempat cuci tangan hingga jaga jarak saat menikmati makanan di sentra kuliner.

"Jelang libur panjang kami sediakan menu kuliner lebih banyak varian. Lalu ada kolam sederhana bagi anak kecil yang ingin main air," ujarnya, Sabtu (24/10/2020).

Selain itu, terdapat lahan parkir yang disediakan bagi roda empat dan roda dua. Untuk roda empat disediakan dua tempat, pertama parkir di Kantor Bumdes dan parkir di sebelah selatan tempat wisata. Namun, bila parkir di kantor bumdes pengunjung harus berjalan kaki ke tempat wisata tersebut.

"Untuk parkir motor biayanya Rp 5.000 sementara mobil Rp 10.000," sambungnya.

"Kalau full biasanya pengunjung cari tempat lain. Apalagi kalau akhir pekan pengunjung mencapai 200 orang. Kalau mobil 30-an," tandasnya.

Kawasan Eduwisata Pertanian Organik tersebut sudah ada sejak tahun 2007. Pada tahun 2018, pihaknya memutuskan fokus pada pembenahan sawah karena menawarkan pemandangan yang bagus.

"Kami buat model taman refugia. Selain untuk pengendali hama, ternyata menjadi daya tarik tamu untuk selfie. Akhirnya viral dari mulut ke mulut dan sosmed," ungkapnya.

Wisata desa berupa tanaman organik ini berada persis di tengah sawah ketinggian 800 MDpl. Harie juga menekankan protokol kesehatan tetaplah penting demi memutus mata rantai penularan.

Kampung Organik Brenjonk berada di lahan persawahan seluas lima hektar milik 40 petani warga setempat.Satu petani menyiapkan satu petak untuk menanam bunga Refugia.(Febrianto Ramadani)

Baca juga: Berburu Foto Instagramable Berlatar Hamparan Bunga Kenikir di Taman Bunga Refugia Mojokerto

Ikuti kami di
Editor: eben haezer
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved