Mengenal Kopi dan Peternakan Sapi Perah di Dillem Wilis Trenggalek

Dilem Wilis di Kecamatan Watulimo, Trenggalek, adalah tempat wisata yang menawarkan pengetahuan tentang kopi dan peternakan sapi perah

Editor: eben haezer
surabaya.tribunnews.com/aflahul abidin
Para wisatawan mengunjungi kawasan Dilem Wilis di Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek, Kamis (29/10/2020). 

SURYATRAVEL, TRENGGALEK - Dillem Wilis di Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek menjadi salah satu tempat yang banyak didatangi orang pada awal libur panjang akhir Oktober ini.

Di tempat yang berada di area pergunungan ini, mereka tak sekadar bersantai melepas penat. Tapi juga belajar tentang kopi khas Trenggalek dan peternakan sapi perah.

Dillem Wilis merupakan salah satu tempat pengolahan kopi sejak era Belanda. Di sana terdapat mesin pengolah kopi zaman lawas yang masih berfungsi hingga saat ini.

Selain itu, terdapat juga peternakan sapi perah yang lokasinya tak jauh dari pabrik kopi. Ada puluhan sapi yang diternakkan di sana.

Kurniawan Putra, salah satu pengunjung, mengatakan, ia memilih datang ke tempat itu karena ingin mencari suasana tenang.

"Di sini nyaman. Masih sangat asri. Bisa ngopi atau minum susu di kafe yang ada," kata dia, yang datang bersama teman-temannya, Kamis (29/10/2020).

Kurniawan menyempatkan diri mengelilingi kawasan Dillem Wilis. Awalnya, ia dan rombongan menjelajahi kasawan pengolahan kopi.

"Saya baru tahu kalau di sini ada alat pengolah kopi peninggalan Belanda," sambung dia.

Di kafe, Kurniawan juga sempat mencicip kopi robusta khas Trenggalek yang biasa disebut sebagai Kopi Van Dillem.

Pengunjung lain, Henny, mengaku datang ke tempat itu untuk mengisi waktu santai saat libur panjang. Karyawan swasta itu datang dari kota tetangga Tulungagung.

"Saya sempat berkeliling. Mampir ke peternakan sapi. Senang karena suasana seperti ini jarang saya temui," sambungnya.
Ia sempat melihat-lihat kumpulan sapi yang dipelihara di kandang secara komunal.

Baik Kurniawan maupun Henny mengaku tak takut untuk berwisata di musim pandemi Covid-19. Yang penting, bagi mereka, tertib menerapakan protokol seperti memakai masker dan menjaga jarak.

"Di sini kan tempatnya luas. Jadi tak takut bergerombol dengan pengunjung-pengunjung lain," sambung Henny. (Aflahul Abidin)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved