Pantai Cemara di Tuban Sudah Dibuka Kembali Setelah Ditutup Karena Balapan Truk yang Viral

Setelah sempat ditutup selama 3 hari, Pantai Cemara di Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, telah dibuka kembali, Kamis (29/10/2020).

Editor: eben haezer
ist
Tangkap layar video balap truk di pantai Cemara, Tuban, yang jadi viral. Akibat aktivitas itu, pantai Cemara sempat ditutup selama 3 hari dan kembali dibuka, Kamis (29/10/2020) 

SURYATRAVEL,TUBAN - Pantai Cemara di Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, telah dibuka kembali, Kamis (29/10/2020).

Sebelumnya, pantai telah terpasang garis polisi selama tiga hari akibat video viral dua truk sedang balapan bermuatan masing-masing belasan penumpang.

Bahkan, satu truk warna kuning kehilangan kendali hingga terguling membahayakan wisatawan lainnya. Namun demikian tidak ada korban jiwa atas kejadian tersebut.

"Sudah dibuka, pertimbangannya sisi ekonomi, karena banyak warga yang berjualan di pantai tersebut," kata Kapolsek Jenu, AKP Rukimin, Kamis (29/10/2020).

Dijelaskannya, penutupan selama tiga hari dirasa sudah memberi efek jera bagi pengelola untuk melakukan evaluasi pasca adanya balapan truk yang sangat membahayakan.

"Kami sudah beri warning kepada pengelola agar tidak terjadi kejadian serupa, jangan sampai ada pengunjung yang resah," beber mantan Kapolsek Tambakboyo itu.

Kapolres Tuban, AKBP Ruruh Wicaksono berharap agar pengunjung pantai Cemara tetap mematuhi protokol kesehatan.

Di lokasi juga didirikan Pos Pantau yang melibatkan petugas Satlantas, anggota Polsek dan tiga pilar.

Selain itu juga untuk mengawasi penerapan 3M yaitu mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak.

"Poinnya kami tidak melarang orang liburan, namun kami juga tidak ingin ada klaster wisata. Jadi harus tetap mematuhi protokol kesehatan," pungkas Ruruh.

Kepala Desa Sugihwaras, Nur Na'im bersama paguyuban pengelola Pantai Cemara, telah bersepakat untuk menjaga kondusifitas area wisata.

Adanya insiden balap truk merupakan kelalaian yang fatal dan harus menjadi pengingat agar tidak terulang.

Ditambahkannya, setiap warung di Pantai Cemara juga telah menerapkan protokol kesehatan. Seperti menyediakan fasilitas cuci tangan di depan warung.

"Untuk kunjungan di Pantai Cemara di hari libur dan hari besar biasanya mencapai 2.000 orang lebih, dengan tiket masuk per orang Rp 3.000," ungkapnya.(m sudarsono)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved