Bulan Madu ke Waerebo Ala Wina Bojonegoro

Wina Bojonegoro bersama suaminya memilih Waerebo sebagai tempatnya bulan madu. Tentu butuh banyak perjuangan untuk bisa mencapai desa adat itu .

ist
Wina Bojonegoro dan suami saat bulan madu ke Waerebo. 

SURYATRAVEL, SURABAYA – Honeymoon atau bulan madu yang berkesan adalah impian setiap pasangan yang baru menikah. 

Selain suasana romantis, bayangan tentang tempat-tempat yang indah juga menghinggapi. 

Begitulah kita kira yang ada di benak Wina Bojonegoro bersama suaminya Yoes Wibowo, mereka sudah membayangkan sebuah acara traveling yang menyenangkan dan tentunya hanya berduaan saja.

“Sebenarnya ini adalah profesi saya sebagai tour guide nah setelah tugas selesai kami berdua pergi ke Waerebo,” kata Wina, Rabu (04/11/2020).

Waerebo adalah sebuah desa adat terpencil dan misterius di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur. Yang menjadi magnet desa ini terletakk di ketinggian 1.200 m di atas permukaan laut di pegunungan Pocoroko.

Di kampung ini hanya terdapat 7 rumah utama atau yang disebut sebagai Mbaru Niang

Desa tersebut hanya bisa ditempuh dengan berjalan kaki dengan lama perjalanan trekking santai sekitar 3 jam.

Saat menuju desa, wisatawan akan disuguhi dengan ramahnya penduduk, pemandangan yang indah berupa kebun kopi dan juga kopi panas lokal yang merupakan salah satu produk perkebunan masyarakat desa Waerebo.

Kopi menjadi komoditas unggulan selain hasil sawah dan kebun.

Sesampai di Desa Adat Waerebo,  ada tujuh rumah berberbentuk kerucut yang disebut mbaru niang. 

Rumah-rumah itu selamanya berjumlah tujuh dan telah dihuni turun-temurun lebih dari seabad.

Karena harus berjalan kaki itulah di tengah perjalanan Wina nyaris putus asa. “Di tengah tengah ini (Wina) minta balik, karena sudah capek sepertinya,” kata Yoes.

Tapi setelah beristirahat sebentar mereka terus melanjutkan perjalanan hingga sampai di desa adat Waerebo.

Sambutan hangat ketua suku setempat membuat mereka cukup senang mengingat perjalanan trekking yang lumayan jauh dan menanjak.

Nah Desa Adat Waerebo ini bisa menjadi agenda perjalanan wisata, masa Pandemi Waerebo sempat ditutup. Namun sekarang Waerebo sudah buka kembali dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Ikuti kami di
Editor: eben haezer
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved