Cerita Traveler

Labuan Bajo, Surga Jatuh di Ujung Barat Pulau Flores

Labuan Bajo kini telah menjadi destinasi favorit para traveler. Ditambah lagi Pemerintah saat ini sedang fokus pada pembangunan Pulau Komodo.

Editor: eben haezer
ist/dok.pribadi
Nadia Putri Pasca saat berlibur ke Labuan Bajo. 

Mengapa demikian? Karena di Pulau Rinca traveller dapat menemukan komodo bahkan lebih banyak dari pada di Pulau Komodo itu sendiri.

Namun banyak yang menyayangkan Pulau Rinca ini akan dijadikan Jurassic Park dan objek penelitian karna akan mengganggu ekosistem hewan purba yang ada disana. Sedangkan di Pulau Padar selain menjadi spot foto yang indah, treckking hill dengan 818 anak tangga menjadi daya tarik yang luar biasa, sembari olahraga bisa menikmati keindahan alam, semakin tinggi maka semakin indah pemandangannya. Sementara di Pulau Komodo sendiri kita bisa melihat langsung komodo yang sedang memangsa rusa.

Menurut data sejarah, komodo awalnya ditemukan di Australia. Lalu bagaimana bisa komodo-komodo ini sampai di Pulau Komodo?

Apakah mereka berenang sejauh itu untuk sampai di Pulau Komodo ? Padahal Komodo tentu tidak bisa berenang melintasi benua.

"Dahulu Australia dan Indonesia bagian timur merupakan satu daratan yang luas. Kemudian terjadilah masa holosen yaitu masa dimana berakhirnya zaman es yang memisahkan daratan Indonesia bagian barat dengan Benua Asia dan Indonesia bagian timur dengan Benua Autralia sehingga terbentuklah Gugusan Pulau-Pulau. Hal inilah yang menjelaskan bagaimana komodo-komodo ini sampai di Indonesia dan mereka memilih Pulau Komodo sebagai habitatnya karena secara iklim mereka cocok hidup di daerah tersebut,” demikian Penjelasan dari seorang Ranger di Pulau Komodo.

Bahkan ada cerita rakyat yang berkembang di sana bahwa komodo di Pulau Komodo itu sebelumnya adalah manusia. 

Penulis : Nadia Putri Pascawati, SH, Mkn.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved