Museum Wajakensis Tulungagung Terlalu Sempit, 51 Koleksi Disimpan Dalam Gudang yang Tak Terawat

Museum Wajakensis Tulungagung punya 269 koleksi benda perbakala yang dipamerkan. Karena sempit, puluhan koleksi disimpan di gudang yang tak terawat

Editor: eben haezer
surabaya.tribunnews.com/david yohanes
Patung Dewi Parwati, salah satu koleksi Museum Wajakensis Tulungagung yang tidak diketahui lokasi dan tahun penemuannya. 

SURYATRAVEL, TULUNGAGUNG - Museum Wajakensis Tulungagung mempunyai 269 koleksi benda perbakala yang dipamerkan.

Rinciannya 129 koleksi arkeologi yang terdiri dari arca, tempat duduk arca, batu prasejarah, batu candi dan sebagainya.

Sedangkan 140 lainnya adalah koleksi etnografi yang terdiri dari alat pertanian tempo dulu, alat perikanan, alat permainan anak dan perkakas rumah tangga.

Sayangnya karena keterbatasan luas ruang pamer, tidak semua koleksi bisa dipamerkan.

Sekurangnya 51 koleksi disimpan di gudang, tidak jauh dari ruang pamer.

"Selain karena keterbatasan tempat, ada koleksi yang sama sehingga sebagian disimpan," terang pengelola Museum Wajakensis, Hariyadi.

Gudang penyimpanan itu ada di tempat parkir museum, disekat menggunakan triplek dan menempel ke bangunan di sebelahnya.

Sementara atapnya menggunakan asbes yang sudah terlihat bocor.

Demikian juga triplek yang dipakai juga sudah compang-camping karena lapuk.

"Memang mengawatirkan, saat musim hujan seperti ini pasti kena air hujan. Tapi kami tidak punya pilihan," ujar Hariyadi.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved