Aktivitas Vulkanik Kembali Meningkat, Pendakian Gunung Semeru Kembali Ditutup Sementara

Pendakian ke gunung Semeru kembali ditutup sementara imbas adanya peningkatan aktivitas vulkanik. Penutupan dimulai 30 November 2020

Editor: eben haezer
ist/dahlia irawati kompas.com
Gunung Semeru di Jawa Timur 

SURYATRAVEL, MALANG -  Pendakian ke gunung Semeru kembali ditutup sementara imbas adanya peningkatan aktivitas vulkanik. 

Penutupan jalur pendakian gunung Semeru ini dilakukan sejak 30 November 2020 sampai batas waktu yang belum ditentukan.

Kepala Sub Bagian Data Evaluasi Pelaporan dan Humas TNBTS, Syarif Hidayat mengatakan, hingga akhir tahun 2020, pendakian ke Gunung Semeru telah penuh.

Dengan adanya penutupan pendakian tersebut, maka pihaknya akan melakukan penjadwalan ulang ketika jalur pendakian akan kembali dibuka.

"Nanti kami lakukan reschedule. Mengingat sampai Desember sudah full booking untuk jalur pendakian ke Gunung Semeru," ucapnya, Senin (30/11).

Terkait dengan mekanisme penjadwalan ulang tersebut, TNBTS nantinya akan membahas lebih jauh lagi bersama tim.

Setelah itu, hasil dari pembahasan akan diberitahukan secara resmi melalui media sosial TNBTS agar para pendaki bisa mengetahui informasi tersebut.

"Mekanismenya masih disiapkan oleh tim. Nanti akan ada pemberitahuan resmi lewat media sosial TNBTS," ucapnya.

Sementara itu, tingkat aktivitas Gunung Semeru berada di level II yang artinya waspada.

Yakni mengalami erupsi tidak menerus yang menghasilkan aliran lava ke arah lereng selatan dan tenggara, serta lontaran batuan pijar di sekitar kawah puncak.

Melalui rekaman seismograf pada 29 November 2020 tercatat, satu kali gempa erupsi, satu kali gempa guguran awan panas, satu kali gempa Harmonik, satu kali gempa tektonik jauh, 30 kali gempa guguran.

TNBTS mengimbau kepada masyarakat agar tidak melakukan aktivitas di dalam radius satu kilometer dan di wilayah sejauh empat kilometer di sektor lereng selatan-tenggara kawah aktif.

Yang di sana merupakan wilayah bukaan kawah aktif Gunung Semeru (Jonggring Seloko) sebagai alur luncuran awan panas. Serta mewaspadai gugurnya kubah lava di Kawah Jongring Seloko. (rifky edgar)

Baca juga: Status Gunung Semeru Waspada Level 2, Warga Diminta Mejauhi Radius 4 Km

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved