Big Bad Wolf (BBW) Tahun ini Digelar Secara Online, Pelaku Jastip Masih Optimistis

Tak seperti tahun lalu, ajang bazar buku Big Bad Wolf (BBW) tahun 2020 ini akan digelar secara online. Meski begitu para pelaju jastip masih pede.

ist
Ajang bazar buku Big Bad Wolf tahun lalu. Pada tahun ini, karena pandemi covid-19, Big Bad Wolf (BBW) digelar secara online. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Fikri Firmansyah

SURYATRAVEL, SURABAYA - Tak seperti tahun lalu, ajang bazar buku Big Bad Wolf (BBW) tahun 2020 ini akan digelar secara online. 

Dengan format online ini, lantas bagaimana komentar para pelaku bisnis Jastip atau Jasa Titip yang tiap kali berlangsungnya Big Bad Wolf selalu menangguk untung?

Rahma Sari, salah satu pelaku jastip asal Surabaya teap optimistis mampu mendapat untuk meski Big Bad Wolf tahun ini digelar online karena pandemi. 

Menurut Rahma, jika pintar memakai strategi khusus, maka tak ada pengaruhnya perihal meraih untung dengan digelarnya BBW secara online maupun offline.

Rahma sendiri memilih untuk memakai sistem tampung sementara dari pada menggunakan sistem Jastip.

"Kalo Jastip ya tentu gak mungkin, karena itu kan digelar secara online, jadi semua orang bisa milih dan beli sendiri buku yang diinginkan pada bazar BBW itu," ujar Rahma saat dikonfirmasi, Senin (30/11/20).

Jadi lebih baik pakai sistem tampung sementara kemudian dijual kembali saat BBW sudah kelar.

"Karena kan setiap kuota buku yang ada di BBW ada batasnya, dari sini saya manfaatkan untuk mengubah sistem Jastip menjadi tampung sementara," ungkap wanita kelulusan Sastra Indonesia Unair itu.

Rahma mengatakan, pada BBW yang digelar secara offline di Surabaya tahun lalu, dirinya mendapatkan untung sebanyak Rp 10 juta selama pameran berlangsung, dengan rata-rata perharinya di kisaran Rp 350 ribu hingga Rp 500 ribuan.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: eben haezer
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved