Kemenparekraf Sosialisasikan Panduan Protokol Kesehatan Wisata Pendakian Gunung

Kemenparekraf bersama Asosiasi Pemandu Gunung dan FMI menyusun protokol kesehatan untuk pendakian gunung.

Penulis: Wiwit Purwanto
Editor: eben haezer
surabaya.tribunnews.com/hayu yudha prabowo
Foto dok - Para pengunjung tampak menyemut di sepanjang bibir kawah gunung Bromo 

SURYATRAVEL, SURABAYA - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) bekerja sama dengan Asosiasi Pemandu Gunung (APGI) dan Federasi Mountaineering Indonesia (FMI) menyusun protokol kesehatan CHSE untuk pendakian gunung.

Penyusunan protokol kesehatan telah dilakukan sejak Mei 2020. Kemudian telah dilakukan uji coba lapangan di Gunung Cikuray pada Juli dan Gunung Papandayan pada Agustus.

Setelah melalui tahap uji coba penerapan protokol kesehatan, dokumen CHSE Wisata Gunung pun ditinjau ulang oleh Kemenparekraf dan tim penyusun. Dokumen tersebut akhirnya sah ditetapkan sebagai Panduan CHSE Wisata Pendakian Gunung pada Oktober.

Kemenparekraf melakukan sosialisasi di Taman Nasional Bromo-Tengger-Semeru (TNBTS), Taman Nasional Gunung Merbabu (TNGM), dan Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR). Adapun, masing-masing sosisaliasi dilakukan pada 25-26, 28-29, dan 29-30 November. Sosialisasi tersebut dilakukan selama dua hari dengan hari pertama di dalam ruangan dan hari kedua di luar ruangan.

Sosialisasi protokol kesehatan untuk pendakian gunung diikuti oleh 30 orang peserta dari para pemangku kepentingan wisata pendakian gunung termasuk Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Ada juga pengelola wisata gunung dari Taman Nasional, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Badan SAR Daerah (Basarda), Satgas Covid-19, dan Dinas Kesehatan.

Selanjutnya adalah asosiasi/federasi, operator wisata pendakian gunung, pemandu wisata gunung, porter, kelompok pendaki gunung, dan masyarakat sekitar destinasi wisata pendakian gunung.

Melalui sosialisasi ini , para pelaku pariwisata pendakian gunung diharap dapat mempersiapkan diri memahami panduannya, membuat, dan menjalankan standar prosedur aktivitas pariwisata selama pandemi Covid-19. (wiwit purwanto)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved