Pendakian ke Kawah Ijen Baru Boleh Dilakukan Jam 3 Pagi, Pengunjung Tak Bisa Lihat Blue Fire

aturan baru di masa pandemi dan masa new normal, pendakian kawah ijen dibuka sejak pukul 03.00 WIB. Pengunjung tak bisa melihat blue fire.

Penulis: Wiwit Purwanto
Editor: eben haezer
suryatravel/istimewa
Kawah ijen 

SURYATRAVEL, BANYUWANGI - Pengunjung Kawah Ijen di Banyuwangi kerap melakukan dini hari demi mengejar pemandangan blue fier. Namun, berdasarkan aturan baru di masa pandemi dan masa new normal, pendakian kawah ijen dibuka sejak pukul 03.00 WIB.

Konsekuensinya, wisatawan tidak lagi bisa melihat pesona blue fire yang langka. Namun, mereka masih bisa dapat menikmati sunrise dan birunya Kawah Ijen di pagi hari.

Jika tidak memungkinkan untuk mendaki saat dini hari, wisatawan bisa merencanakan pendakian pagi hari. Sebab Kawah Ijen masih memiliki pesona biru kawah belerang dengan spot spot foto yang instagramable.

"Liburan bawa keluarga, ada anak kecil jadi saya milih pukul 05.00 WIB baru mendaki. Kurang memungkinkan kalau berangkat malam," kata Bagus Arya, pendaki asal Surabaya.

Ia dan istri bersama anaknya yang berusia empat tahun mendaki kawah ijen pagi hari. Ia memulai perjalanan dari Kota Banyuwangi pada pukul  03.00 WIB dan sampai di paltuding Kawah Ijen sekitar dua jam kemudian.

Pertama kali membawa anak mendaki menjadi pengalaman tersendiri. Beruntung sepanjang perjalanan sang anak tertidur di gendongan. Hingga sampai di puncak, pesona kawah biru dengan cahaya matahari yang sedikit meninggi menjadi background swafoto keluarga. (wiwit purwanto)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved