Ada Pohon Natal 4 Meter Dengan Hiasan Kaus Kaki di Shangri-La Hotel Agar Tamu Bisa Beramal

Natal Tahun ini, Shangri-La Hotel Surabaya memasang pohon Natal setinggi 4 meter dengan hiasan kaus kaki. Pengunjung bisa beramal di sana.

Editor: eben haezer
surabaya.tribunnews.com/luthfi husnika
Pohon natal setinggi 4 meter yang terletak di lobi utama Shangri-La Hotel Surabaya. Pohon natal ini berhias kantung menyerupai kaus kaki yang bisa diisi dengan barang-barang oleh pengunjung. 

SURYATRAVEL, SURABAYA - Momen natal yang identik dengan suka cita tak jarang juga dijadikan momen berbagi dengan mereka yang membutuhkan.

Seperti yang dilakukan oleh Shangri-La Hotel Surabaya. Meski di tengah pandemi, tak menyurutkan semangat untuk tetap saling membantu sesama.

Jonathan Reynolds, General Manager Shangri-La Hotel, Surabaya mengatakan, di momen Natal kali ini, ia ingin mengajak staf dan tamu hotel untuk berbagi.

"Kami membuat pohon natal dengan hiasan kantung kaus kaki. Tamu hotel bisa meletakkan mainan atau barang yang masih layak pakai di dalamnya," ujar Jonathan Reynolds saat ditemui di lobi hotel, Jumat (4/12/2020).

Untuk tamu hotel yang tidak membawa barang, lanjutnya, bisa membeli kantung-kantung yang berisi cokelat.

"Nah nanti hasil sumbangan dari para tamu hotel maupun staf nantinya akan disalurkan pada yang membutuhkan," jelasnya.

Kegiatan charity tersebut sejalan dengan konsep yang diangkat Shangri-La Hotel Surabaya, yakni Christmas Village.

"Konsep ini kami adaptasi dari Christmas Village di Eropa. Dimana identik dengan kantung berbentuk kaus kaki. Biasanya orang akan meletakkan kantung tersebut di depan rumah dan Santa akan mengisinya dengan hadiah," Jonathan memaparkan.

Kantung kaus kaki dengan berbagai warna terhias di pohon natal setinggi 4 meter. Dengan lampu kelap-kelip khas Natal, pohon ini menjadi ikon yang semakin menarik.

Tak hanya pohon natal tersebut yang menarik perhatian, Shangri-La Hotel Surabaya juga menyiapkan sebuah gingerbread house atau rumah jahe di lobi utama.

"Rumah jahe ini terbuat dari 200 kilogram tepung terigu. Berhias lampu-lampu indah. Di dalamnya kami menjual berbagai cookies dan roti jahe yang bisa dibeli untuk oleh-oleh pengunjung," pungkasnya. (luthfi husnika)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved