Cerita Traveler

Sensasi Trail Run Ke Puncak Pawitra Gunung Penanggungan, Full Tanjakan Jalur Tanah dan Batu Padas

Bagi yang suka olahraga sambil berwisata, trail run di Gunung Penanggungan sepertinya bisa menjadi pilihan yang menantang.

ist
Arie Karismawan saat berolahraga lari di gunung Penanggungan 

SURYATRAVEL - Berwisata sambil berolahraga sepertinya cocok sekali dilakukan pada masa pandemi ini.

Sebab, selain menyegarkan pikiran, juga menyehatkan badan. 

Itu pula yang dilakukan Arie Karismawan. 

Minggu 7 Desember 2020, kemarin ia mencoba lari dengan berwisata yakni trail run Gunung Penanggungan.

“Ini masih pemula, coba untuk mendaki gunung sambil berlari ke Puncak Pawitra Gunung Penanggungan,” katanya, Kamis (10/12/2020).

Ia memulai trail run ini dari pos pendakian Desa Tamiajeng Trawas. “Sekitar pukul 07.00 pagi dari Pos Tamiajeng,” ujarArie.

Setelah perbekalan dan persiapan cukup, ia mulai berlari, bersama seorang temannya Anton Feryanto, keduanya yang menamakan Tim Horeee berlari kecil menapak jalur pendakian.

Trail run ini sangat beda dengan berlari di tempat biasa atau di jalan yang umum. Di trail run kata Arie ia harus memperhatikan lokasi atau medan untuk mengatur irama napas.

“Dari start selama jalan tidak terlalu menanjak kita lari biasa saja seperti di jalan umum,”jelasnya.

Nah pada tahap berikutnya harus pandai pandai mengatur pernapasan, mengingat jalanan mulai menanjak dan kandunan oksigen juga mulai berkurang.

“kalau sudah mulai lelah jangan dipaksa, berhenti dulu sejenak  atur napas,” lanjutnya.

Hal ini penting karena jalanan yang sudah mulai menanjak ditambah lagi variasi jalur, ada tanah, bebatuan, tanah padat dan licin serta batu padas dengan kemiringan 60 derajat.

Dari Pos Tamiajeng menuju Puncak Pawitra 1653 Mdpl membutuhkan waktu sekitar 2,5 jam perjalanan, kemudian untuk turun lebih cepat dengan waktu 1,5 jam perjalanan.

Nah tertarik dengan wisata sambil olahraga ini, tidak ada salahnya untuk mencoba tapi butuh persiapan dan latihan lebih dulu karena medan yang dihadapi banyak variasi dan menanjak. 

Ikuti kami di
Penulis: Wiwit Purwanto
Editor: eben haezer
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved