Hingga Akhir Tahun, Wisatawan Mancanegara Belum Boleh Berkunjung ke Bali

Ketua Pelaksana Satgas Covid-19 Bali, I Made Rentin mengatakan bahwa wisatawan mancanegara baru bisa berkunjung ke Bali pada pertengahan Januari 2021.

Penulis: Wiwit Purwanto
Editor: eben haezer
ist/tribunnews.com
Kunjungan wisata ke Pura Tanah Lot di Bali 

SURYATRAVEL - Ketua Pelaksana Satgas Covid-19 Bali, I Made Rentin membantah pernyataan Director United Nations World Tourism Organization (UNWTO) Asia Pasific, Harry Hwang, yang menyatakan bahwa wisatawan mancanegara boleh berkunjung ke Bali sebelum Natal 2020. 

Dikutip dari Kompas.com, Rentin mengatakan bahwa wisatawan mancanegara baru bisa berkunjung ke Bali pada pertengahan Januari 2021. 

“Ini semua tidak benar. Rencana wisman (boleh berkunjung ke Bali) pertengahan Januari 2021,” kata I Made Rentin, Senin (14/12/2020).

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Putu Astawa mengatakan keputusan untuk menyambut kembali wisman bergantung pada keputusan pemerintah pusat termasuk Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

Adapun, pemerintah pusat nantinya juga akan berdiskusi dengan sejumlah pihak terkait termasuk Gubernur Bali, I Wayan Koster.

“Kalau kebijakan wisman bukan ditentukan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali. (Kemungkinan Bali akan dibuka) kalau Covid-19 sudah melandai,” ungkapnya.

Hingga saat ini, wisman masih belum dapat liburan ke Bali berdasarkan Peraturan Menteri Hukum dan HAM (Permenkumham) Nomor 26 Tahun 2020 tentang Visa dan Izin Tinggal Dalam Masa Adaptasi Kebiasaan Baru.

Melalui Permenkumham tersebut, hanya warga negara asing (WNA) yang melakukan perjalanan bisnis saja yang diizinkan memasuki wilayah Indonesia. Kendati demikian, penerbangan internasional sesuai aturan dalam Permenkumham rencananya akan dibuka meski belum diketahui tanggal pastinya.

Apresiasi protokol kesehatan dari UNWTO Sebelumnya, melansir The Jakarta Post, Kamis (10/12/2020), diberitakan bahwa UNWTO menyatakan kalau Bali siap untuk menyambut kembali wisman sebelum Natal 2020.

Hal ini lantaran menurut Hwang, Bali telah menerapkan protokol kesehatan yang sangat baik sehingga dinyatakan sudah siap.

Hwang menyampaikan hal tersebut saat dia dan timnya melakukan penilaian di Bali dan melihat secara langsung bagaimana protokol kesehatan yang telah diterapkan oleh Pemprov Bali dan pemerintah Indonesia. 

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved