Sejarah Singkat Pemandian Sumber Sira, Wisata yang Terkenal Lewat Promosi Mulut ke Mulut

Pemandian Sumber Sira di Kabupaten Malang terkenal karena dibicarakan dari mulut ke mulut. Inilah sejarah pemandian Sumber Sira itu

Editor: eben haezer
surabaya.tribunnews.com/eben haezer
Pemandian Sumber Sira di desa Putukrejo, kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang. 

SURYATRAVEL, MALANG - Wisata Alam Pemandian Sumber Sira di Desa Putukrejo, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang ternyata menyimpan cerita sejarah yang menarik.

Ketua Pengelola Wisata Sumber Sira, Didin Pahlevi menjelaskan, pemberian nama Sumber Sira berasal dari sosok leluhur yang dihormati masyarakat Desa Putukrejo.

"Ada makam di sini desa diyakini merupakan makam Mbah Sirajudin," kata Didin ketika ditemui di Sumber Sira.

Didin menambahkan, Wisata Alam Sumber Sira menawarkan konsep pemandian alami.

Airnya berasal dari sumber mata air yang begitu jernih. Bahkan ikan-ikan hingga tanaman air didalamnya dapat terlihat dengan jelas.

Sumber Sira dikelilingi pepohonan yang asri. Sekitar sumber terdapat  hamparan sawah hijau yang luas.

Didin mengenang pembukaan pertama kali pada tahun 2015. Saat itu jalanan menuju Sumber Sira masih jalan setapak.

"Dibukanya untuk wisata umum itu kan dimulai dari tahun 2015 atas usulan warga dan diajukan ke kantor desa. Juga bertepatan dengan instruksi dari kecamatan untuk program BUMDes," terang Didin.

Perbaikan infrastruktur jalan di Sumber Sira akhirnya terealisasi setelah Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Malang memberikan bantuan perbaikan jalan.

Terkait promosi Sumber Sira, Didin menuturkan ia juga mengandalkan promosi lewat sarana dari mulut ke mulut.

"Sarana promosi dari mulut ke mulut. Pengunjung yang puas akan menceritakan ke sekitarnya. Kini juga kami promosi ke Instagram, Facebook dan WhatsApp," katanya.

Terakhir, Didin mengungkapkan bahwa Sumber Sira telah dikenal luas oleh masyarakat Jawa Timur.

"Wisata lokal maupun luar daerah itu perbandingannya 50:50. Namun kalau weekend itu ipastikan mulai dari area Sidoarjo, Surabaya, dan lainnya," beber pria asli Desa Putukrejo ini.

Selain itu, Didin juga tak mematok tarif selangit untuk tiket masuk Sumber Sira.

"Tetap harga tiket masuk cuma Rp 5 ribu," beber Didin.

Terkahir, Didin menyatakan wisata yang ia kelola telah memasok kebutuhan air bersih untuk warga di 2 Kecamatan.

"Kami menyalurkan air sumber ke beberapa desa di Kecamatan Bululawang dan Gondanglegi," tutupnya. (erwin)

Baca juga: Pemandian Sumber Sira di Malang, Wisata Murah Meriah Terdampak Pandemi dan Musim Hujan

Baca juga: Video - Pulang Dari Pantai di Kabupaten Malang, Jangan Lupa Istirahat di Pemandian Sumber Sira

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved