Jelang Liburan, PT KAI Daop 8 Kembali Sosialisasikan Tips Aman Melintasi Perlintasan KA

Persiapan PT KAI Daop 8 Surabaya dalam angkutan Nataru 2021, salah satunya dilakukan dengan sosialisasi keselamatan di perlintasan.

Penulis: Wiwit Purwanto
Editor: eben haezer
surabaya.tribunnews.com/wiwit purwanto
Petugas KAI daop 8 Surabaya dan komunitas pecinta KA mengingatkan keselamatan saat di perlintasan KA 

SURYATRAVEL, SURABAYA - Persiapan PT KAI Daop 8 Surabaya dalam angkutan Nataru 2021, salah satunya dilakukan dengan sosialisasi keselamatan di perlintasan.

Bersama Komunitas Pecinta KA Wilayah Surabaya dan Humas KAI Daop 8, sosialisasi dilakukan di perlintasan Jalan A.Yani - Surabaya dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

"Sosialisasi keselamatan di perlintasan selalu kami ingatkan terutama saat ini dalam masa liburan Nataru 2021, saat frekuensi pengguna jalan raya melintas di perlintasan akan meningkat,” jelas Manager Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Suprapto, Sabtu (19/12/2020).

Seperti diketahui angka kecelakaan lalu lintas pada perlintasan sebidang di wilayah Daop 8 Surabaya terus naik.

Tahun 2016 terjadi 30 kasus, tahun 2017 terjadi 47 kasus, tahun 2018 terjadi 51 kasus dan tahun 2019 terjadi 53 kasus. Sedangkan untuk tahun 2020 pada periode Januari s/d November 2020 telah terjadi 23 kasus kecelakaan di perlintasan sebidang.

“Pengguna jalan raya wajib berhenti ketika sinyal sudah berbunyi, palang pintu kereta api sudah mulai ditutup, mendahulukan kereta api dan memberikan hak utama kepada kendaraan yang lebih dahulu melintas rel,” tambahnya.

Menurutnya alat utama keselamatan bagi penguna jalan raya ketika akan melintas di perlintasan sebidang adalah rambu lalu lintas.

Sementara keberadaan palang pintu, penjaga pintu dan alarm hanya berfungsi sebagai alat bantu keamanan.

Di wilayah PT KAI Daop 8 terdapat 521 titik perlintasan yang terdiri dari 129 titik di jaga petugas KAI, 79 titik di jaga petugas Dishub, 40 titik berupa fly over/ under pass dan 273 titik tidak terjaga.

PT KAI Daop 8 Surabaya bekerja sama dengan Pihak Dishub setempat, telah melakukan penutupan perlintasan yang tidak terjaga dan membahayakan, total selama tahun 2020 ini sebanyak 25 titik perlintasan yang telah ditutup.

Halaman selanjutnya

Perlintasan Menyilang

...

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved