Seluruh Tempat Wisata di Banyuwangi Tutup Saat Tahun Baru, Buka Kembali 4 Januari 2021

Seluruh tempat wisata di Banyuwangi tutup sementara saat Libur Tahun Baru 2021 dan akan dibuka kembali mulai 4 Januari 2021

Editor: eben haezer
surabaya.tribunnews.com/haorrahman
New Antogan, salah satu tempat wisata di Banyuwangi 

SURYATRAVEL, BANYUWANGI - Seluruh tempat wisata di Banyuwangi tutup sementara saat Libur Tahun Baru 2021.

Kebijakan tersebut mengacu Surat Edaran (SE) Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Banyuwangi Pada Masa Libur Tahun Baru 2021.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Banyuwangi, MY Bramuda menjelaskan seluruh tempat wisata Banyuwangi tutup mulai Kamis (31/12/2020) hingga Minggu (3/12/2020).

"Sesuai SE Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Banyuwangi seluruh tempat wisata Banyuwangi mulai tanggal 31 Desember 2020 tutup sementara," kata pria yang akran disapa Bram itu.

Terdapat beberapa kebijakan terkait peningkatan pencegahan penyebaran COVID-19. Di antaranya penutupan tempat wisata Banyuwangi , pembatasan jam malam untuk restoran dan surat rapid test antigen untuk pengunjung yang menginap di hotel.

Selain tempat wisata, penutupan sementara juga diterapkan untuk pusat perbelanjaan atau mall, tempat hiburan dan karaoke.

Ditiadakannya kegiatan yang dapat mengundang keramaian dan perayaan tahun baru 2021 juga menjadi point kebijakan SE Satgas penanganan Covid-19.

Sejumlah lokasi seperti Taman Blambangan, Sri Tanjung, Kuliner Pinter dan kegiatan di Ruang Terbuka Hijau (RTH) di seluruh kecamatan juga ditutup.

Pembatasan jam operasional berlaku untuk cafe, restoran, tempat makan warung lesehan, pasar wisata kuliner dan tempat kuliner lainnya.

Tempat kuliner diperbolehkan buka mulai pukul 07.00 hingga 20.00 WIB mulai Kamis (31/12/2020) hingga Minggu (3/12/2020).

Pada tanggal tersebut, toko-toko (modern maupun tradisional) beroperasi mulai pukul 10.00 hingga 18.00 WIB.

Bagi pengunjung yang akan menginap di hotel, pondok wisata, homestay, resort, guest house dan penginapan lainnya diwajibkan menyertakan surat rapid test antigen dengan hasil negatif.(Nurika Anissa)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved