Taman Nasional Baluran Buka Kembali, Wisatawan Wajib Bawa Rapid Test Antigen atau Antibodi

Humas TN Baluran, Joko Mulyo mengatakan saat ini syarat yang wajib dilakukan oleh wisatawan adalah membawa hasil negatif rapid test

Penulis: Wiwit Purwanto
Editor: eben haezer
Suryatravel/Wiwit purwanto
Peta Taman Nasional Baluran untuk mempermudah perjalanan wisatawan 

SURYATRAVEL -  Taman Nasional (TN) Baluran dibuka kembali untuk wisata sejak Selasa (5/1/2021).

Humas TN Baluran, Joko Mulyo, akrab disapa Jomy, mengatakan saat ini syarat yang wajib dilakukan oleh wisatawan adalah membawa hasil negatif rapid test antigen atau antibodi.

“Berlaku sampai dengan batas waktu yang belum bisa ditetapkan, mengingat kondisi penyebaran Covid-19 masih mengkhawatirkan,” ujarnya, Kamis (07/01/2021).

Menurutnya syarat rapid test antigen merupakan kewajiban bagi wisatawan nusantara (wisnus) yang tiba dari luar Jawa Timur (Jatim).

Sementara syarat rapid test antibodi berlaku bagi wisnus asal Jatim. Sementara wisatawan mancanegara (wisman), mereka wajib menunjukkan hasil negatif swab PCR. Baik rapid test antigen, rapid test antibodi, maupun swab PCR, ketiganya wajib memiliki masa berlaku tiga hari sejak hasil dikeluarkan.

Selain wajib menunjukkan hasil negatif salah satu tes yang telah disebutkan, pengunjung wajib mematuhi protokol kesehatan yang telah diterapkan.

“Untuk pelaksanaan protokol kesehatan, dari awal new normal kami sudah sangat ketat 3M terus dijalankan dengan disiplin kepada pengunjung,” lanjutnya.

Adapun, protokol kesehatan 3M yang dimaksud adalah memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau hand sanitizer, serta menjaga jarak.

Sementara batas area yang dikunjungi wisatawan hanya boleh berwisata di Savana Bekol dan Pantai Bama. Area selain keduanya dilarang untuk dimasuki.

TN Baluran yang berlokasi di Kabupaten Situbondo, Jatim menutup kawasannya untuk sementara waktu mulai 21 Desember 2020 – 3 Januari 2021. Berdasarkan unggahan di akun Instagram @tamannasional_baluran, Sabtu (19/12/2020), tempat wisata tersebut menutup sementara kawasannya karena situasi Covid-19 di Situbondo. 

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved