39 Stasiun KA di Pulau Jawa Layani Rapid Test Antigen, Berikut Daftarnya

PT KAI terus menambah jumlah stasiun yang melayani rapid test antigen untuk calon penumpang. Kini di Pulau Jawa ada 39 stasiun.

surabaya.tribunnews.com/rahardian bagus
Pelaksanaan rapid test antigen di Stasiun Madiun. 

SURYATRAVEL - PT KAI terus menambah layanan rapid test antigen di stasiun kereta api.

Hal ini menindaklanjuti syarat perjalanan baru naik kereta api yang diterbitkan Satgas Covid-19 dan Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

di akun Instagram @kai121_ mengumumkan bahwa saat ini, jumlah stasiun yang menyediakan layanan rapid test antigen berjumlah 29 yang tersebar di Pulau Jawa.

Jumlah tersebut terus akan ditambah secara bertahap. Selain menambah layanan di Pulau Jawa, PT KAI juga kini menyediakan layanan rapid test antigen di beberapa stasiun di Pulau Sumatera.

Dengan penambahan tersebut, total stasiun yang melayani rapid test antigen adalah 39 stasiun. Daftar stasiun penyedia layanan rapid test antigen.

Khusus di Jawa Timur ada 12 stasiun KA yang menyediakan layanan rapid test antigen, yakni Stasiun Madiun, Stasiun Blitar, Stasiun Jombang, Stasiun Kediri, Stasiun Kertosono, Stasiun Surabaya Gubeng, Stasiun Surabaya Pasar Turi, Stasiun Malang ,Stasiun Mojokerto, Stasiun Sidoarjo, Stasiun Jember dan Stasiun Ketapang

Sementara stasiun lainnya di Pulau Jawa yang juga menyediakan layanan rapid test adalah Stasiun Gambir, Stasiun Pasar Senen, Stasiun Bandung, Stasiun Kiaracondong, Stasiun Cirebon, Stasiun Cirebon Prujakan, Stasiun Jatibarang, Stasiun Semarang Tawang, Stasiun Semarang Poncol, Stasiun Tegal, Stasiun Purwokerto, Stasiun Kebumen, Stasiun Kroya, Stasiun Kutoarjo, Stasiun Yogyakarta, Stasiun Lempuyangan dan Stasiun Solo Balapan,.

Tarif rapid test antigen di stasiun di Pulau Jawa dipatok Rp 105.000. Tarif tersebut jauh lebih murah dibandingkan batas maksimal tarif rapid test antigen yang ditetapkan pemerintah, yakni Rp 250.000.

Mulai 9–25 Januari 2021 pelanggan kereta api jarak jauh wajib menunjukkan surat keterangan hasil negati tes RT-PCR atau hasil nonreaktif rapid test antigen.

Syarat tersebut berlaku bersamaan dengan masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat ( PPKM) 1-25 Januari 2021.

Hal tersebut tertera dalam Surat Edaran (SE) Kemenhub Nomor 4 Tahun 2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang dengan Transportasi Perkeretaapian dalam Masa Pandemi Covid-19.

Pelanggan KA Jarak Jauh diwajibkan menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR atau hasil nonreaktif rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 3x24 jam sebelum keberangkatan.

Bagi yang ingin melakukan tes rapid test antigen di stasiun, calon penumpang harus menunjukkan kartu identitas dan tiket atau kode pemesanan yang telah dibayar. 

Ikuti kami di
Penulis: Wiwit Purwanto
Editor: eben haezer
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved