Manfaatkan Potensi Durian Montong, Warga Blimbing Kediri Bangun Agrowisata Bukit Duraemont

Pemdes Blimbing, Mojo, Kediri, sedang membangun destinasi wisata alam yang dinamai Taman Agrowisata Bukit Duraemont (Durian Enak Asli dan Montong).

surabaya.tribunnews.com/farid mukarrom
Lokasi pembangunan Taman Agrowisata Duraemont di desa Blimbing, kecamatan Mojo, kabupaten Kediri 

SURYATRAVEL, KEDIRI - Pemerintah Desa Blimbing di Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, sedang membangun destinasi wisata alam yang dinamai Taman Agrowisata Bukit Duraemont (Durian Enak Asli dan Montong).

Desa Blimbing merupakan daerah yang berada di area lereng Pegunungan Wilis dan dikenal sebagai penghasil buah durian montong

“Nantinya, tempat rekreasi tersebut akan dikelola oleh Pemerintah Desa melalui Badan Usaha Milik Desa nanti yang ditawarkan, seperti hasil perkebunan, Duren Montong," ujar  Perangkat Desa Blimbing, Han Aswara . 

Menurut Han Aswara , Pembangunan Taman Agrowisata Duraemont bermula dari keinginan Pemdes Blimbing untuk mengembangkan potensi buah durian montong

“Hampir seluruh masyarakat sini menanam buah durian dan sebelumnya tempat ini terkenal di Kabupaten Kediri. Saat panen raya buah durian yang dihasilkan banyak sekali. Karena luasan lahan durian mencapai puluhan hektar," tuturnya. 

Kata dia, durian Montong asal Desa Blimbing pernah menjadi juara pertama se-Kabupaten Kediri dalam lomba durian di Desa Medowo Kecamatan Kandangan. Durian Montong Blimbing bahkan berhasil menembus pasar modern.

"Durennya besar dan dijual per kiloan. Per kilogram bisa mencapai Rp 35 ribu dari petani. Satu buah beratnya sampai 7 kilogram dan masuk supermarket," ucapnya. 

Han Aswara juga menuturkan bahwa pada tahun ini sebagian besar hasil panen durian dari desanya mengalami gagal panen karena cuaca ekstrem. 

“kemarin di tempat ini beberap kali terjadi tanah longsor akibat hujan deras jadinya banyak pohon durian yang rusak,” ungkapnya. 

Sementara itu untuk pembuatan taman agrowisata bukit duraemont pihaknya akan membangun berbagai macam wahana seperti kolam renang, arena permainan anak, sayur-sayuran hydroponik, dan bumi perkemahan.

“Semuanya sudah kami bahas semoga masyarakat bisa mendapatkan penghasilan dan meningkatkan kesejahteraan dari dari pembangunan taman wisata ini,” harapnya.(farid mukarrom)

--

Ikuti kami di
Editor: eben haezer
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved