Belajar Cara Merawat Lebah Madu di Wisata Petik Madu Agro Tawon Lawang

Di Kecamatan Lawang, kabupaten Malang, terdapat wisata edukasi Petik Madu Agro Tawon. Yuk belajar cara merawat lebah madu di sana.

surabaya.tribunnews.com/erwin wicaksono
Koloni lebah madu di wisata petik madu Agro Tawon Lawang, kabupaten Malang. 

SURYATRAVEL, MALANG - Wisata Petik Madu Agro Tawon membagikan tips cara beternak lebah madu yang baik dan benar. Wana wisata edukasi yang terletak di Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang ini telah berpengalaman dalam bidang peternakan tawon selama bertahun-tahun.

Supervisor Wisata Petik Madu Agro Tawon, Rini Windi mengatakan, beternak lebah madu membutuhkan ketelatenan. Peternak pemula harus dapat meminimalisir resiko yang bisa menggerus kelangsungan bisnis.

"Resikonya tersengat lebah. Tantangannya lagi dari musim seperti penghujan. Karena musim penghujan produksi lebih sedikit daripada musim panas," ungkapnya.

Proses pengelolaan madu dari sarang hingga pengemasan ternyat jugaa harus melalui proses yang tidak pendek.

Rini menuturkan peternak tawon harus memahami ritme tawon dalam mencari makan.

Ada 3 jenis lebah yang diternakkan untuk diambil madunya. Yakni diantaranya  Apis Mellifera, Apis Cerana, dan Trigona. Madu yang dihasilkan berasal dari bunga Kaliandra sampai bunga Kelengkeng.

"Lebah itu cari makan dengan radius 2 kilometer. Bisa dari bunga, batang pohon dan daun. Lalu tawon membawanya ke koloni atau sarang," terangya.

Usai tawon mencari makan, hasil nektar akan tersimpan di dalam koloni alias sarang.

"Setelah dikumpulkan, lalu dimasukkan ke mesin ekstraktor. Madunya keluar sendiri, terus dikemas ke dalam botol-botol," beber Rini.

Agar tawon bertahan hidup lebih lama, peternak diharuskan tidak memakai parfum atau bahan bahan lain yang bersifat pestisida. Karena bahan tersebut dapat membunuh tawon sekejap, sehingga berdampak pada produktivitas madu.

Rini juga memberi tips yang mengharuskan peternak tawon harus menjalin relasi dengan peternak lawon di tempat lain.

"Biaya produksi lebih kepada sewa truk sama sewa lahan. Karena ternak lebah ini nomaden," jelasnya.

Rini menegaskan prospek bisnis tawon masih sangat menjanjikan di masa depan.

"Masih menjanjikan. Karena di Indonesia ternak lebah masih sedikit," tutupnya. (erwin wicaksono)

Ikuti kami di
Editor: eben haezer
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved