Karena Pandemi, Pemandu Wisata di Bondowoso Sepi Kerjaan

Pandemi Covid-19 memukul perekonomian para pemandu wisata Bondowoso. Sudah setahun mereka sepi pekerjaan

Editor: eben haezer
ist
Ilustrasi - Taman wisata alam Kawah Ijen di Kabupaten Bondowoso. 

SURYATRAVEL, BONDOWOSO - Pandemi Covid-19 memukul perekonomian para pemandu wisata Bondowoso.

Ketua Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Kabupaten Bondowoso, Slamet Riyadi mengatakan sudah hampir setahun pemandu wisata sepi pekerjaan.

Mereka harus memutar otak agar tetap ada pemasukan.

"Kami banting setir dengan membuka usaha seperti katering, bertani dan dagang online. Kegiatan kami berubah arus," katanya, Sabtu (23/1).

Slamet menyebutkan, jumlah anggota HPI Bondowoso sekira 35 orang.

Dari jumlah itu, beberapa ada yang fokus memandu wisatawan mancanegara dan ada pula domestik.

Selain itu, ada yang melayani perjalanan per zonasi atau lokasi dan trip panjang (overland).

"Anggota yang mengkhususkan diri ke tamu-tamu mancanegara dan overland tentu paling terdampak. Saat ini kunjungan wisatawan dari mancanegara memang tidak diperbolehkan. Sedangkan wisatawan dari luar kota Bondowoso masih sangat jarang dan tak banyak yang menggunakan jasa pemandu," terangnya.

Slamet berharap sektor wisata segera pulih. Walau pemandu wisata tidak secara otomatis langsung bekerja.

"Tetapi minimal roda perekonomian masyarakat yang terjun di bidang pariwisata kembali bergerak," pungkasnya. (danendra kusumawardana)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved