Strategi Bertahan Saat Pandemi, Jaringan AmithyaHotels Angkat Kuliner Lokal Dan Medsos

Dampak Pandemi Covid-19 sangat dirasakan industri perhotelan. Bagaimana strategi Amithyahotels Group?

surabaya.tribunnews.com/ahmad zaimul haq
CEO Amithyahotels Rucita Permatasari (kiri) mengecek salah satu kamar di Grand Darmo Hotel 

SURYATRAVEL, SURABAYA - Dampak Pandemi Covid-19 sangat dirasakan industri perhotelan.

Tak sedikit hotel yang tutup dan memilih merumahkan karyawan.

Mengantisipasi kondisi ini Amithyahotels memberikan semangat dan pelatihan digital kepada seluruh jajaran karyawan di jaringan Amityahotel.

“Kami juga menekankan untuk mengangkat kuliner daerah sebagai salah satu ikon di hotel hotel kita,” jelas CEO Amithyahotels, Rucita Permatasari, Kamis (11/02/2021).

Menurutnya banyak terobosan dan  ide cemerlang dalam membangkitkan bisnis perhotelan.

“Ada banyak yang bisa dikembangkan misalnya  harga paket antar jemput dibandara kalau di bali, di Surabaya mungkin ada kuliner pizza love dan juga makanan rumah yang diolah rasa bintang lima, Timika dengan kuliner khas dan sumenep yang tak hanya menawarkan fasilitas tapi juga menawarkan beberapa paket dengan diskon khusus,” paparnya.

Ia juga memberikan masukan kepada semua manager di jaringan Amithyahotels, dalam pertemuan secara virtual bersama manajer seluruh unit Pulau Jawa sampai Papua.

Mantan model ini memberikan juga menggencarkan sosmed sebagai salah satu cara untuk meningkatkan okupansi.

"Di sosmed pun kami gencarkan delivery order. Kami jualan banyak menu mulai dari harga Rp 25.000 dan gratis biaya pengantaran. Jadi kami push ke food and beverage, restoran mulai buka dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat,” pungkasnya.

CEO Amithyahotels Rucita Permatasari (kiri) mengecek salah satu kamar di Grand Darmo Hotel

Ikuti kami di
Penulis: Wiwit Purwanto
Editor: eben haezer
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved