Setelah Diresmikan Jokowi, Waduk Tukul di Pacitan Akan Dikembangkan Sebagai Destinasi Wisata baru

Presiden Joko Widodo telah meresmikan waduk Tukul di Kabupaten Pacitan. Oleh Pemkab Pacitan, waduk Tukul akan dimaksimalkan sebagai destinasi wisata

Penulis: Wiwit Purwanto
Editor: eben haezer
ist
Waduk Tukul di Kabupaten Pacitan yang baru diresmikan Presiden Jokowi 

SURYATRAVEL, PACITAN - Presiden Joko Widodo telah meresmikan waduk Tukul di Kabupaten Pacitan

Oleh Pemkab Pacitan, waduk Tukul ini akan dimaksimalkan sebagai destinasi wisata baru. 

"Kami akan menjadikan area tersebut sebagai destinasi wisata buatan yang memanfaatkan Waduk Tukul," kata Andi Faliandra, Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Pacitan dilansir  Kompas.com.

Rencana itu muncul karena waduk di Desa Karanggede, Kecamatan Arjosari tersebut dekat dengan beberapa tempat wisata, seperti Pemandian Banyu Anget Tirto Husodo dan Monumen Jenderal Sudirman.

Andi mengatakan wisatawan juga dapat melihat pemandangan luar biasa di sekitar Waduk Tukul.

"Itu daerah pegunungan. Pemandangannya luar biasa karena diapit bukit-bukit, seperti kayak di kawah. Bisa jadi salah satu destinasi baru," ujar dia.

Jika sudah menjadi tempat wisata, Waduk Tukul akan menghadirkan sejumlah kegiatan wisata menarik. Beberapa di antaranya adalah naik perahu menyusuri waduk, banana boat, hingga kegiatan wisata alam di sekitarnya.

"Bisa juga sediakan fasilitas yang terkait air. Tapi kami perlu waktu untuk membangun sarana dan prasarana," lanjutnya.

Sebelum peresmian Waduk Tukul, sudah banyak warga yang berfoto di sekitar lokasi. Tempat yang kerap menjadi spot foto adalah jalur melingkar di sekitar waduk.

"Jalur melingkar banyak orang foto di situ, tapi setelah waduk selesai dan tahap pengisian," terangnya.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengatakan Waduk Tukul mampu menampung 8,7 juta meter kubik air dan bisa mengairi sekitar 600 hektar sawah.

"Kemudian penyediaan air baku sampai dengan 300 liter per detik, dan potensi sebagai energi listrik, tentu juga adalah untuk wisata dan konservasi," pungkasnya. (wiwit purwanto)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved