Ke Sumenep Belum Afdol Jika Belum Mencicipi Kaldu Kokot

Salah satu kuliner khas kabupaten Sumenep, Madura, adalah kaldu Kokot. kurang lengkap rasanya kalau ke Sumenep tapi tak mencicipi makanan ini. 

Penulis: Wiwit Purwanto
Editor: eben haezer
ist
Kuliner Kaldu Kokot khas Sumenep, Madura 

SURYATRAVEL, SUMENEP - Salah satu kuliner khas kabupaten Sumenep, Madura, adalah kaldu Kokot. 

Kaldu kokot yang terbuat dari kikil sapi ini sangat dikenal oleh masyarakat setempat. 

Jadi, kurang lengkap rasanya kalau ke Sumenep tapi tak mencicipi makanan ini. 

Tampilan hidangan kuliner khas Sumenep ini berupa rebusan kacang hijau, kikil sapi dan tambahan singkong rebus

Yang membedakan dengan kikil sapi, kuliner kaldu kokot juga ada tambahan babat, jeroan sapi dan tulang sumsum.

Di Sumenep tidak sulit mendapatkan kuliner khas kaldu kokot, sejumlah tempat makan dan warung makan di pusat kota Sumenep banyak menyediakan menu kaldu kokot.  MIsalnya Warung Rujak Soto Selingkuh yang berada di Jalan Dr Wahidin, Lingkungan Delama, Pajagalan, Kota Sumenep.

Tidak sulit menemukan Jalan Dr Wahidin, namun letak warung kaldu kokot sedikit masuk di gang kecil.

Pengunjung yang membawa kendaraan roda empat bisa memarkirkan kendaraannya di pinggir jalan raya dan melanjutkan jalan kaki sekitar 50 meter.

Ada dua hidangan yang disajikan yaitu kaldu kokot dan soto kokot. Bedanya, tidak ada rebusan kacang hijau di makanan soto kokot.

"Belum afdol kata orang-orang. Kaldu kokotnya versi jumbo, dagingnya empuk, bumbunya terasa," kata Abdul Latif, warga Sumenep.

Satu porsi kaldu kokot bisa ukuran jumbo dibandrol  Rp 60 ribu. Porsi besar kuliner ini bisa dimakan dua hingga tiga orang.

Biasanya sajian ini juga dilengkapi dengan sedotan untuk nyruput sumsum yang ada di dalam tulang kokot.  

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved