3 Masjid di Jawa Timur Dengan Arsitektur Khas Tionghoa

Di Jawa Timur, terdapat sejumlah masjid dengan arsitektur bergaya Tionghoa. Inilah tiga masjid tersebut.

Penulis: Wiwit Purwanto
Editor: eben haezer
ist
Masjid Cheng Hoo Surabaya 

SURYATRAVEL, SURABAYA - Bangunan dengan arsitektur Tionghoa biasa dijumpai sebagai klenteng atau tempat peribadatan umat Konghucu.

Tapi ada pula bangunan bergaya Tionghoa yang berfungsi sebagai masjid,  tentu saja unik dan berbeda dari arsitektur masjid pada umumnya. Berikut ini adalah 3 masjid dengan arsitektur Tionghoa di Jawa Timur.

1. Masjid Cheng Hoo Surabaya

Inilah Masjid Cheng Hoo yang pertama kali berdiri di nusantara. Masjid ini dibangun sejak tahun 2001. Pembangunan masjid  ini merupakan hasil kerja sama antara Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) dan Yayasan Haji Muhammad Cheng Hoo Jawa Timur.

Berdiri di atas lahan seluas lebih dari 3.000 meter persegi, masjid Cheng Hoo punya arsitektur khas China. Meniru gaya dan corak arsitektur Masjid Niu Jie di Beijing, Masjid Cheng Hoo Surabaya memiliki gaya arsitektur Arab dan Tionghoa. Masjid ini dibangun untuk mengenang jasa Cheng Ho yang pernah singgah di Surabaya dan menyebarkan dakwah Islam di sana.

Laksamana Cheng Ho merupakan seorang tokoh asal China yang menyebarkan agama Islam di Indonesia. Masjid ini didirikan atas prakarsa para pengurus Yayasan Haji Muhammad Cheng Hoo dan tokoh masyarakat setempat sebagai bentuk penghormatan atas jasanya.

2. Masjid Cheng Hoo Pandaan

Selain di Surabaya,  Masjid Cheng Hoo lain yang berlokasi di Kota Pasuruan. Sebagian besar masjid Cheng Hoo di nusantara didirikan dari dana masyarakat ataupun sumbangan tokoh tertentu.

Namun masjid ini berbeda dengan lainnya karena didirikan oleh pemerintah setempat.

Bupati Pasuruan meresmikan masjid ini pada tahun 2008 lalu.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved