Kapal Wisata Augustine Phinisi Berlayar di Kepulauan Seribu, Tarif Sunset Trip Rp 2 Juta

Kapal Wisata Augustine Phinisi akan berlayar di kepulauan Seribu dan mematok tarif mulai Rp 1,5 juta

Penulis: Wiwit Purwanto
Editor: eben haezer
ist
Kapal Wisata Augustine Phinisi 

SURYATRAVEL, JAKARTA -  Wisata bahari kini tengah dikembangkan lebih jauh oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf).

Salah satunya wujudnya ialah mendorong potensi wisata Pulau Seribu menggunakan kapal phinisi.

Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan  Kemenparekraf/Baparekraf, Rizky Handayani saat mengenalkan Kapal Agustine Phinisi di Putri Duyung Ancol, Jakarta Utara, mengatakan Pulau Seribu memiliki potensi pariwisata yang luar biasa.

Namun, belum banyak orang Kepulauan Seribu bagian dari atraksi wisata bahari yang ada  di DKI Jakarta.

“Dengan adanya Kapal Agustine ini diharapkan dapat menjadi daya tarik wisata yang baru di Pulau Seribu,” kata Rizki.

Kapal Agustine Phinisi merupakan hasil kolaborasi antara Manajemen PT. Pembangunan Jaya Ancol dengan Agustine Phinisi

“Kolaborasi ini menjadi kunci dalam pengembangan dan kemajuan tiap industri khususnya sektor pariwisata,” ujarnya.

Agustine Phinisi mengusung konsep live on board dengan menawarkan paket wisata seperti brunch trip dan sunset trip, yaitu berlayar selama empat jam di Teluk Jakarta.

Adapun paket day trip atau berlayar ke Kepulauan Seribu selama satu hari penuh.

Apabila wisatawan ingin menginap, Augustine Phinisi juga memiliki paket menginap di atas kapal selama 1 malam atau 2 malam.

Kapasitas kapal ini sebanyak 12 tamu. Fasilitas yang disediakan yaitu 4 kamar tidur, lengkap dengan 4 kamar mandi, ruang makan, dapur, smart TV, ruang karaoke, koleksi buku, mainan anak-anak dan 2 ruang santai.

Rizki Handayani mengingatkan untuk selalu menerapkan protokol kesehatan berbasis CHSE secara ketat dan disiplin agar terciptanya rasa aman dan nyaman bagi wisatawan saat berlayar menggunakan kapal Agustine Phinisi.

Pemilik sekaligus Direktur Augustine Phinisi Diandra Hadi menambahkan rute island hoping mulai dari Pulau Bidadari, Pulau Air hingga ke Pulau Pari.

Wisatawan akan memperoleh pengalaman baru wisata diatas kapal pesiar yang seluruh bahan bakunya dari kayu.

Augustine Phinisi rampung dibuat pada Tahun 2020 di Tanah Beru Bulukumba Sulawesi Selatan.

Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan Kemenparekraf Rizki Handayani Mustafa berharap ke depan ada lebih banyak lagi kapal wisata Phinisi di Indonesia.

Dia menilai perlunya kemudahan aturan terkait investasi sehingga industri ini bisa lebih mudah berkembang.

"Aturan environment dan fairnees yang harus kita ke depankan. Dan peraturan itu harus berpihak kepada investasi. Kita ingin di Ancol ini juga nantinya seperti Labuan Bajo ada banyak kapal Phinisi bersandar," imbuh Rizki.

Kemenparekraf berjanji akan terus mempromosikan kapal Phinisi untuk menjadi alternatif liburan perjalanan laut di tengah masyarakat perkotaan.

Untuk harga paket, Augustine Phinisi mematok island hoping mulai dari Rp20 jutaan, brunch trip Rp1,5 juta per orang, sunset trip Rp2 juta per orang. (wiwit purwanto)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved