PHRI Berharap Vaksinasi Covid-19 Kepada Para Pelaku Wisata di Kota Batu Dikebut

Ketua PHRI Kota Batu berharap agar proses vaksinasi terhadap ribuan pelaku wisata di Kota Batu segera dapat dikebut.

Editor: eben haezer
surabaya.tribunnews.com/benni indo
Pelayanan di Hotel Aston Inn Batu selama masa pandemi Covid-19. 

SURYATRAVEL, BATU – Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Batu, Sujud Hariadi mengatakan bahwa jumlah vaksinasi kepada anggotanya belum mencapai 10 persen.

Kata Sujud, PHRI Kota Batu memiliki anggota sekitar 8000 orang. Jumlah yang telah menjalani vaksinasi baru kisaran mencapai angka 200 an.

“Vaksinasi, masih sedikit sekali, masih kurang sekali. Belum 10 persennya,” kata Sujud, Kamis (25/3/2021).

Ia juga mengatakan belum ada jadwal pasti kapan vaksinasi kepada para pelaku pariwisata diberlakukan. Informasi yang ia dapat, vaksin yang datang nanti akan diberikan terlebih dahulu kepada para lansia.

“Vaksin yang datang kali ini ditujukan dulu kepada lansia. Kami pekerja wisata mengalah untuk lansia dulu,” kata Sujud.

Karyawan di Hotel Aston Inn Batu adalah salah satu yang telah mendapatkan jatah vaksin. Total sebanyak 65 karyawan telah rampung melakukan seluruh rangkain vaksinasi yang dilakukan sebanyak dua tahap pada 10 Maret 2021 dan 24 Maret 2021.

“Pastinya kami merasa lega atas pemberian vaksin Covid-19 kepada seluruh staf Aston Inn Batu, karena dengan ini berarti kami bisa memberikan pelayanan yang maksimal dan garansi keselamatan dan kesehatan kepada para tamu selama mereka tinggal di hotel kami,” ujar Didik Rocki Wahyono, General Manager Aston Inn Batu.

Didik berharap, setelah dilaksanakannya vaksinasi massal kepada seluruh masyarakat, industri pariwisata dapat kembali seperti sedia kala seperti sebelum pandemi. Selama pandemi, Aston Inn Batu melakukan protokol kesehatan secara ketat, ditambah dengan pelaksanaan rapid test secara berkala kepada seluruh staff.

“Setelah program vaksin ini, Aston Inn Batu akan tetap melaksanakan prosedur seperti yang sudah diterapkan sebelumnya dan diawasi oleh petugas Gugus Covid. Dengan demikian diharapkan pengunjung memiliki rasa aman, nyaman, dan senang sehingga bisa meningkatkan imun tubuh,” katanya.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu, Areif As Siddiq mengatakan, pihaknya telah mengusulkan agar para pelaku usaha pariwisata bisa masuk dalam prioritas vaksinasi. Terutama bagi mereka yang berinteraksi langsung dengan wisatawan dari luar daerah.

“Jadi pada prinsipnya melalui Dinas Pariwisata terus menyampaikan kepada pimpinan terkait program vaksinasi. Bahwa para pelaku, khususnya para pemandu wisata, yang berhubungan langsung dengan wisatawan luar, mereka juga harus mendapatkan prioritas. Kami menyampaikan harapan itu, agar prioritas kepada para pelaku wisata itu dilakukan,” kata Arief.

Arief tidak mengetahui kapan ada jadwal vaksinasi kepada para pelaku usaha wisata di tahap berikutnya. Ia berharap, pelaku pariwisata bisa segera mendapatkan jatah vaksinasi. Dikatakannya, beberapa pelaku sudah mendapatkan jatah vaksinasi.

“Mudah-mudahan kesempatan berikutnya ada pasokan vaksin untuk pelaku pariwisata. Kami akan koordinasikan dengan tim Dinas Kesehatan untuk mengetahui datanya,” katanya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batu, drg Kartika Trisulandari mengatakan, dalam waktu dekat vaksinasi diprioritaskan terlebih dahulu kepada para lansia. Pihaknya telah mendata jumlah lansia yang ada di Kota Batu.

“Kami bekerjasama dengan Dispendukcapil untuk mengetahui jumlah lansia. Namun kami verifikasi terlebih dahulu,” kata Kartika.

Dinas Kesehatan Kota Batu mengalokasikan vaksinasi kepada 500 lansia. Rencananya, vaksinasi kepada lansia akan dilakukan pada pekan depan.

“Jadi lansia memang kami alokasikan. Kemarin kami dapat distribusinya tidak banyak juga. Kami siapkan untuk 500 lansia. Lansia tidak semudah masyarakat umum, screeningnya kami pastikan baik, semoga pekan depan bisa dilakukan. Lansia insya Allah aman karena ada vaksin sudah ada rekomendasi dari WHO dan BPOM,” tegas Kartika. (Benni Indo)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved