Vinautism Art Gallery Resmi Dibuka untuk Umum Jelang Autism Awareness Day

Jelang perayaan Autism Awareness Day  pada 2 April 2021 mendatang, Rudy Purwono secara resmi membuka Vinautism Art Gallery untuk umum.

Penulis: Akira Tandika
Editor: eben haezer
surabaya.tribunnews.com/ahmad zaimul haq
Jelang perayaan Autism Awareness Day yang jatuh pada 2 April 2021 mendatang, Rudy Purwono secara resmi membuka Vinautism Art Gallery untuk umum. Sebelumnya, Vinautism Art Gallery merupakan private gallery yang diberikan Rudy untuk anaknya, Vincent Prijadi Purwono. 

SURYATRAVEL, SURABAYA - Jelang perayaan Autism Awareness Day  pada 2 April 2021 mendatang, Rudy Purwono secara resmi membuka Vinautism Art Gallery untuk umum.

Sebelumnya, Vinautism Art Gallery merupakan private gallery yang diberikan Rudy untuk anaknya, Vincent Prijadi Purwono.

"Jadi anak saya itu autis. Dia sempat sekolah tapi kemudian merasa stress karena mungkin itu bukan hal yang disukai. Saya lihat dia suka sekali melukis, jadi saya buatkan galeri di ruko ini untuk dia berkarya," terang Rudy saat ditemui di Vinautism Art Gallery, Senin (29/3/2021).

Sejak dibukakan private gallery tiga tahun lalu, Vincent mengalami perubahan secara signifikan pada bidang seni. Hal itu pun turut mengubah pendidikan akademisnya yang ikut membaik.

Selama tiga tahun ini, Vincent telah menghasilkan ratusan karya yang kini ikut dipamerkan dalam Vinautism Art Gallery. Memenuhi dua lantai di galeri tersebut.

Di sana dipamerkan seluruh lukisan Vincent dari pertama kali belajar melukis hingga sekarang. Dari anak yang sekarang berusia 17 tahun itu menyukai gambar serigala, hingga alat transportasi umum seperti, pesawat dan kereta api.

Semua digambarkan begitu detail meski Vincent tidak tahu secara langsung. Ia hanya berbekal menonton YouTube dan Instagram untuk dapat menggambarkan itu semua.

Dengan pembukaan galeri ini, Rudy ingin membagikan pengalamannya agar orang tua lainnya dapat memahami situasi yang dihadapi oleh anaknya.

"Saya bermaksud, memberikan pandangan lain pada orang tua dalam mendidik anak bahwa pendidikan nggak cuma tentang akademik saja," tutur Rudy.

Selain itu, lewat Vinautism Art Gallery, Rudy juga ingin agar masyarakat dapat menanggalkan stigma negatif yang selalu dilabelkan pada anak autis.

"Kami ingin mengubah stigma itu. Ingin masyarakat dapat menerima anak autis layaknya orang normal dengan membiarkan mereka bersosialisasi di lingkungan," ungkapnya.

Ke depannya, Vinautism Art Gallery juga dapat menjadi wadah untuk masyarakat membuat pameran seni.

"Di sini ada dua lantai. Nanti yang bawah kami buka untuk umum, termasuk teman-teman autis yang ingin membuat pameran. Kemudian bagian atas akan menjadi private gallerynya Vincent," tutup Rudy.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved