36 Tahun Berjualan, Harga Es Dawet Bu Matun di Ponorogo Cuma Seribu Perak

Warung bu Matun di Ponorogo menjual dagangannya dengan harga rata-rata Rp 1.000. Apa tipsnya hingga bisa bertahan 36 tahun?

Editor: eben haezer
surabaya.tribunnews.com/sofyan arif candra
Bu Matun, penjual es dawet seharga Rp 1.000 di Kabupaten Ponorogo 

Reporter: Sofyan Arif Candra

SURYATRAVEL, PONOROGO - Warung Bu Matun di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Kelurahan Tamanarum, Kecamatan/Kabupaten Ponorogo menjual berbagai macam dagangannya dengan harga yang terjangkau.

Mulai dari es dawet, kopi, nasi bungkus, hingga bakmi dijual seharga Rp 1.000.

Sedangkan untuk jajanan pasar, kue, dan gorengan hanya dijual Rp 500 saja.

Menurut Matun (64) jualan tak melulu soal untung berapa banyak.

Namun menurutnya jualan merupakan salah satu jalan untuk ibadah dan sedekah.

"Kalau pembeli seneng, saya juga ikut senang," kata Matun, Minggu (4/4/2021).

Sedangkan untuk keuntungan, menurut Matun jika jualannya laris maka sedikit demi sedikit laba yang ia kumpulkan akan jadi banyak juga.

"Rezeki itu sudah ada yang mengatur," tukas Matun.

Warga Kelurahan Surodikraman, Kecamatan Ponorogo tersebut mulai jualan tahun 1984.

Jualan selama 36 tahun, Matun hanya tiga kali menaikkan harga es dawetnya.

Yang pertama pada tahun 1990 dari Rp 25 naik menjadi Rp 50. 

Lalu Tahun Rp 1994 naik lagi menjadi Rp 200 rupiah dan pada tahun 1998 naik menjadi Rp 800.

"Pedagang (es dawet) yang lain Rp 2.500. Saya tetap seribu saja," terang Matun.

Menurut Matun, jika ia menaikkan harga es dawet sama dengan pedagang yang lain, maka bisa jadi warungnya akan sepi.

"Saingannya kan banyak jadi pilih seribu saja tapi ramai (laris)," ucap Matu.

Sementara itu, salah satu pelanggan Warung Bu Matun, Rizki mengaku rasa es dawet di Warung Bu Matun tak kalah dengan yang lain.

"Harganya relatif murah dan kalau kesini pasti kenyang. (Es dawetnya) Segar enak manis, pas," kata Rizki

Ia sering menyempatkan mampir ke warung tersebut bersama temannya jika memang sedang lewat Jalan Jaksa Agung Suprapto.

"Sering kesini sama teman mungkin seminggu sekali," jelas Rizki.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved