Kuliner Khas Jepang Semakin Digemari, Niku Japanese BBQ Buka Cabang di Sidoarjo 

Niku Japanese BBQ, resto barbeque khas masakan Negeri Sakura tersebut berusaha menangkap peluang dengan membuka cabang di Sidoarjo. 

Editor: eben haezer
surabaya.tribunnews.com/m taufik
Owner Niku Japanese BBQ, Sarah Onggo, saat menjamu koleganya di resto baru yang dibuka di Sidoarjo 

SURYATRAVEL, SIDOARJO - Kuliner khas Jepang semakin banyak digemari. Termasuk di kalangan masyarakat Sidoarjo. 

Menangkap peluang itu, Niku Japanese BBQ, resto barbeque khas masakan Negeri Sakura tersebut berusaha menangkap peluang dengan membuka cabang di Sidoarjo. 

"Ini cabang ketiga kami. Setelah sebelumnya di Citraland dan di kawasan Merr Surabaya," kata Sarah Onggo, Owner Niku Japanese BBQ di sela menjamu sejumlah koleganya di resto baru yang berada di Pondok Mutiara, Sidoarjo, Kamis (8/4/2021).

Dia menilai potensi pasar di Sidoarjo cukup bagus. Dari masukan para pelanggan dan hasil survei beberapa kali, disebutnya minat remaja hingga kalangan keluarga terhadap masakan Jepang, cukup bagus.

Sidoarjo juga menjadi daerah yang sedang tumbuh pesat. Melihat itu, pengelola resto khas Jepang ini yakin cabang Sidoarjo bakal berkembang pesat.  "Lokasi ini juga dekat dengan Surabaya. Lewat tol, langsung nyampe. Apalagi dengan Surabaya Selatan, dekat sekali," imbuhnya.

Menu unggulan di resto baru ini, disebutnya, tidak berbeda dengan yang ada di Surabaya. Seperti daging karubi, rosu, sushi, suki, dan sebagainya. Termasuk ada es krim.

"Konsepnya tetap makanan khas Jepang. Bumbunya inspirasu dari Jepang yang diracik sedemikian rupa, menyesuaikan dengan selera orang Indonesia," lanjut Sarah.

Harga paket yang ditawarkan juga sama dengan Surabaya. All you can eat, selam 90 menit, hanya Rp 85.000 untuk cewek dan Rp 95.000 untuk pria. Sedangkan anak cukup Rp 45.000, dan anak di bawah 6 tahun atau lansia, free.

Khusus tiga hari promo pembukaan di Sidoarjo, sampai tanggal 11 April besok,  Rp 80.000 untuk all you can eat. Anak-anak Rp 45.000. "Di bawah 6 tahun, free," ujarnya.

Masa pandemi disebutnya tidak masalah. Yang penting, protokol kesehatan tetap diterapkan dengan baik. Mulai sarana cuci tangan, jarak pengunjung, dan sebagainya. (m taufik)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved