Wisata Pantai Selatan di Kabupaten Malang Masih Tetap Buka Setelah Diguncang Gempa

Destinasi wisata pantai selatan di kawasan Malang Selatan dipastikan tetap buka meski baru saja ada gempa yang melanda kabupaetn Malang dan sekitarnya

Penulis: Wiwit Purwanto
Editor: eben haezer
ist
Suasana di Pantai Selok, Kabupaten Malang 

SURYATRAVEL, MALANG - Destinasi wisata pantai selatan di kawasan Malang Selatan dipastikan tetap buka meski baru saja ada gempa yang melanda kabupaetn Malang dan sekitarnya.

"Tetap dibuka, tidak ada instruksi tutup oleh Bapak Bupati," kata Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Malang, Made Adya Wedhantara, belum lama ini.

Namun Karena masih berstatus darurat bencana, Made memprediksi aktivitas wisata di pantai selatan Malang akan pulih dalam waktu satu minggu ke  depan. "Masih waspada. Satu minggu ini mungkin wisatawan tidak akan banyak yang ke pantai. Untuk sementara takut mereka ke pantai," jelasnya.

Meski berada di jarak paling dekat dengan pusat gempa, pantai-pantai di selatan Malang tidak begitu terdampak. Salah satu wisatawan dari Surabaya bernama Syaikhol Umam mengaku sedang berada di Pantai Tiga Warna saat gempa itu terjadi. Pantai Tiga Warna merupakan salah satu jujukan wisatawan yang ada di pantai selatan Kabupaten Malang.

“Yang jelas saya panik, anak-anak panik semuanya. Saya sempat tanya ke penjaga toilet, penjaga toilet menjawab, oh ini lindu (gempa), Mas," katanya dilansir Kompas.Com.

Tidak ada kerusakan akibat gempa di pantai itu. Arus pasang surut air laut juga normal. "Karena saya panik, saya dan teman-teman pulang naik perahu. Karena kalau lewat darat jauh," katanya.

Sejumlah pantai di pesisir Malang Selatan seperti Pantai Kondang Merak, Balekambang, Banyu Meneng, Goa China, Tiga Warna, Sendiki dan Pantai Sendang Biru.

Diketahui, gempa terjadi di laut selatan Malang dan sejumlah daerah di Jawa Timur, gempa merusak sejumlah bangunan di berbagai tempat. Gempa itu bermagnitudo 6,7, kemudian diperbarui menjadi 6,1. Hingga Minggu (11/4/2021) pukul 6.54 WIB, gempa itu sudah diikuti sebanyak sembilan kali gempa susulan. (wiwit purwanto)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved