Berburu Legen, Minuman Khas Asal Tuban Pelepas Dahaga Saat Berbuka Puasa

Legen adalah minuman khas Tuban yang dibuat dari geath pohon Siwalan. Rasanya yang manis cocok untuk berbuka puasa.

surabaya.tribunnews.com/m.sudarsono
Penjual legen di perkebunan siwalan Desa Tasikmadu, Kecamatan Palang 

Laporan Wartawan Surya, Mochamad Sudarsono

SURYATRAVEL, TUBAN - Untuk berbuka puasa,biasanya masyarakat selalu mencari makanan ataupun minuman khas suatu daerah. 

Menikmati makanan ataupun minuman khas suatu daerah saat  berbuka puasa memang memberikan kepuasan tersendiri. 

Seperti halnya dengan minuman khas Tuban, Legen. Rasanya yang manis alami membuat minuman ini menjadi buruan saat berbuka, cocok dijadikan pelepas dahaga. 

Minuman dari getah pohon siwalan ini banyak ditemui di perbukitan kapur Kabupaten Tuban. Seperti di kawasan Desa Tasikmadu, Kecamatan Palang. 

Pembeli legen, Fariska mengatakan lebih memilih membeli legen di kawasan Tasikmadu lantaran dipercaya asli dan baru diambil dari atas pohon. 

Rasanya yang menyegarkan dan tanpa pemanis buatan membuat legen di sini banyak diburu pembeli. 

"Cocok kalau untuk hidangan minum saat berbuka puasa, rasanya segar tanpa pemanis buatan, jadi sangat alami," ujarnya sambil menenteng legen di botol sambil bergegas pulang, Senin (19/4/2021). 

Sementara itu, penjual legen, Kasanah menyatakan, datangnya bulan suci ramadhan menjadi berkah bagi penjual legen. 

Jika hari biasanya pedagang hanya mampu menjual 10 botol legen perhari, namun pada bulan puasa mampu menjual 25 hingga 30 botol perhari.

Perbotol ukuran 1,5 liter legen dijual dengan harga Rp 12 ribu. 

"Laku keras kalau puasa begini, banyak yang mencari legen untuk minuman berbuka puasa," pungkasnya.

Sekadar diketahui, legen didapat dari hasil sadapan getah pohon siwalan yang banyak tumbuh di perbukitan kapur tuban.

Setiap tetes getah ditampung dalam sebuah wadah yang akan diambil pada pagi dan sore hari. Cairan getah yang terkumpul langsung bisa dikonsumsi, tanpa proses tambahan. 

Meski berwarna agak keruh, namun bukan berarti minuman ini tidak layak konsumsi. Sebab legen yang berwarna keruh dan berbusa seperti ini adalah kualitas asli tanpa campuran air maupun pemanis buatan.

Ikuti kami di
Editor: eben haezer
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved