Madumongso, Jajanan Tradisional Kian Diburu Jelang Lebaran

Madumongso adalah jajanan tradisional yang banyak dicari saat Lebaran. Bahkan produsennya di Kediri sampai mengirim ke luar negeri

surabaya.tribunnews.com/farid mukarrom
Binti Sholihah (52) warga Dusun Dahu, Desa Jatirejo, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri, Produsen Madumongso yang dipasarkan ke Arab Saudi dan Hongkong 

SURYATRAVEL, KEDIRI - Mendekati lebaran, Jajanan tradisional semakin banyak dicari. Salah satunya madumongso

Jajanan ini berasal dari bahan ketan dengan rasa manis.

Salah satu produsen madumongso  adalah Binti Sholihah (52) warga Dusun Dahu, Desa Jatirejo,Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri. 

Kepada SURYA.co.id Binti Sholihah mengaku permintaan untuk menjual madumongso sudah mencapai 2 ton bahan ketan.

"Dalam satu hari biasanya menghabiskan 20 Kilogram bahan baku ketan. Sedangkan untuk Ramadhan tahun ini, insyallah kita siapkan 2 Ton,"ujarnya Minggu (25/4/2021).

Binti baru memulai usahanya sejak tahun 2019. Saat itu setiap musim lebaran dari orang tua. Binti selalu dapat jajan Madumongso. Kemudian ia coba untuk mempraktekkan membuat.

Lalu akhir - akhir ini jarang orang yang menyajikan madumongso saat lebaran. Dari sana saya punya ide untuk melestarikan jajanan dulu, untuk mengobati rasa kangen," jelasnya.

Binti menjelaskan bahwa dengan usaha pembuatan jajan tradisional ini, ia mengaku bisa memperkerjakan 15 orang tetangganya.

"Kalau untuk yang di belakang (Produksi Masak) ada 8 orang. Kemudian untuk packing ada 5 orang dan 2 orang sebagai kuli," tuturnya.

"Ditangani ibu-ibu, pekerjaannya gak berat-berat. Bisa memperkerjakan bagi yang nganggur dan kepengen kerja. Tanggapan merekapun suka dan senang," imbuhnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: eben haezer
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved