Menggodanya Kreasi Hampers Jajanan Tradisional Dalam Sajian Cake

Jajanan tradisional Indonesia disulap Chef Chandra Yudasswara menjadi cake yang siap diantarkan pada keluarga, lantaran tak dapat bertemu saat pandemi

surabaya.tribunnews.com/akira tandika
Chika, salah satu pengunjung Domicile Kitche Surabaya mencicipi cake varian onde-onde yang akan dijadikan sebagai hampers untuk perayaan Idulfitri. (Akira)   

SURYATRAVEL, SURABAYA - Pandemi COVID-19 tak mematikan kreativitas celebrity chef Indonesia, Chandra Yudasswara dengan membuat hampers.

Jajanan tradisional Indonesia disulapnya menjadi cake yang siap diantarkan pada keluarga, lantaran tak dapat bertemu saat pandemi seperti sekarang ini.

"Kenapa jajanan tradisional? Karena kami pun ingin mengenalkan pada generasi muda mengenai cita rasa jajanan Indonesia," terang Chef Chandra saat ditemui di Domicile Kitchen Surabaya.

Chandra mengatakan, kreasi jajanan tradisional yang dijadikan cake telah menjadi agenda rutin tiap tahunnya. Namun, Chandra akan selalu memiliki varian rasa baru.

"Tahun ini kami mengeluarkan varian cake jajanan tradisional seperti, kastengel, klepon, onde-onde, es teler, hingga gethuk. Dari varian itu, kami berusaha membuat cake yang memiliki rasa semirip mungkin," tutur Chandra.

Ia kemudian memaparkan proses pembuatan klepon cake. Rasa manis klepon diwakili oleh sponge cake pandan dengan lapisan fla yang terbuat dari santan.

Chef kelahiran tahun 1978 itu mengatakan, dalam membuat fla dari santan memang agak tricky. Diperlukan temperatur dan bahan khusus agar santan tidak gampang bau.

"Salah satu siasat yang saya terapkan adalah menggunakan santan kemasan. Jadi bukan santan fresh," ujarnya.

Pada lapisan paling atas, Chandra menambahkan taburan kelapa parut sebagai topping untuk memperkuat cita rasa klepon dalam cake.

Selain klepon, ada pula rasa onde-onde yang dibuat semirip jajanan aslinya.

"Cake onde-onde ini terbuat dari tepung ketan hitam. Ketika dimakan, teksturnya ngeprul. Ambyar di dalam mulut," imbuh Chandra.

Sementara topping cake onde-onde tetap menggunakan wijen dengan campuran karamel yang kering dan dihancurkan, untuk kemudian ditabur di atas cake berukuran 22 sentimeter itu.

Ikuti kami di
Penulis: Akira Tandika
Editor: eben haezer
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved