Pelaku Startup Kuliner Akan Diwadahi Dalam Kampanye Indonesia Spice Up The World

Para pelaku start up kuliner Indonesia  akan difasilitasi dalam program lintas kementerian yang bernama Indonesia Spice Up The World.

ist
Hidangan Rendang daging sebagai salah sartu hidangan yang di promosikan dalam Indonesia Spice Up The World 

SURYATRAVEL, JAKARTA - Para pelaku start up kuliner Indonesia  akan difasilitasi dalam program lintas kementerian yang bernama Indonesia Spice Up The World.

Deputi Bidang Industri dan Investasi di Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Fadjar Hutomo mengatakan, Indonesia Spice Up The World akan didukung oleh beragam program lintas kedeputian, salah satunya adalah Food Startup Indonesia.

“(Untuk) Food Startup Indonesia ini, kita memfasilitasi startup-startup di bidang kuliner," kata Fadjar saat Extended Press Briefing, Senin (3/5/2021).

Untuk tahun ini, pihaknya akan membuat tematik terkait rempah karena Indonesia punya heritage jalur rempah Nusantara. Ini akan menjadi salah satu tema dalam Food Startup Indonesia.

Pihaknya juga akan memfasilitasi pembiayaan yang bisa dimanfaatkan oleh para eksportir, terutama yang berkaitan dengan bumbu. Langkah tersebut juga dapat digunakan untuk mendukung Indonesia Spice Up The World.

“Total pagunya adalah Rp 500 miliar (yang) disediakan untuk UKM (agar) mendunia, jadi bisa dimanfaatkan untuk UKM. National interest account untuk UKM,” jelasnya.

Selain itu pihaknya juga kerja sama dengan Lembaga Pembiayaan Ekspor (Indonesia), Komite Pembiayaan Ekspor.

“Kami sediakan skema national interest account untuk UKM yang akan mendunia, salah satunya tentu kuliner,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan Kemenparekraf Rizki Handayani Mustafa menjelaskan, lima hidangan Indonesia sudah sejak lama diusulkan guna dipromosikan dalam Indonesia Spice Up The World.

Adapun lima hidangan tersebut adalah gado-gado, soto, sate, nasi goreng, dan rendang.

Gado-gado, ujarnya, mewakili makanan pembuka seperti salad. Sementara itu, nasi goreng sudah dikenal luas wisatawan mancanegara, soto mewakili hidangan berkuah, dan sate juga menjadi kekuatan negara ini karena keragamannya.

 “Yang paling terkenal tentunya rendang. Nanti akan didorong packaging-nya supaya bisa ready-to-eat,” kata Rizki.

Ke depannya, pihaknya berharap agar Indonesia dapat menjadi destinasi untuk wisata gastronomi. Program Indonesia Spice Up The World Program dilaksanakan untuk mempromosikan kekayaan kuliner Indonesia ke luar negeri.

Selain dari segi bumbu dan hidangan, program ini juga meliputi bagaimana banyak restoran Indonesia di luar negeri tumbuh dan mengenalkan kuliner Indonesia. Diharapkan kuliner akan menarik wisatawan mancanegara untuk datang dan menjelajah kekayaan makanan Nusantara. (wiwit purwanto)

Ikuti kami di
Penulis: Wiwit Purwanto
Editor: eben haezer
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved