Tempat Wisata di Trenggalek Ditutup Sabtu dan Minggu Untuk Minimalisir Potensi Penyebaran Covid-19

Pemerintah Kabupaten Trenggalek memutuskan untuk menutup tempat wisata pada hari Sabtu dan Minggu untuk meminimalisir penyebaran covid-19

Editor: eben haezer
surabaya.tribunnews.com/aflahul abidin
Pengunjung pantai di Trenggalek meningkat saat libur lebaran. Pemkab Trenggalek akhirny amemutuskan untuk menutup tempat wisata di Trenggalek pada Sabtu dan Minggu untuk mencegah penyebaran covid-19 

SURYATRAVEL, TRENGGALEK - Pemerintah Kabupaten Trenggalek memutuskan untuk menutup tempat wisata pada hari Sabtu dan Minggu.

Keputusan itu diambil setelah pemkab mendapat arahan dari Presiden RI Joko Widodo dalam Halalbihalal secara virtual, Selasa (18/5/2021).

Dalam arahannya, Presiden berpesan agar pemerintah daerah meningkatkan kewaspadaan penanganan pandemi. Salah satunya di bidang pariwisata.

Banyaknya warga yang memaksa mudik dan membeludaknya kunjungan di beberapa tempat wisata diharapkan menjadi perhatian khusus.

Menanggapi masalah itu, pemkab memutuskan untuk menutup tempat wisata pada Sabtu dan Minggu. Yakni pada puncak kunjungan dalam sepakan.

Wakil Bupati Trenggalek, Syah M Natanegara mengatakan, keputusan itu diambil untuk meminimalisir risiko penularan virus corona.

"Di Kabupaten Trenggalek kami mengambil kebijakan bahwa Sabtu dan Minggu, tempat wisata dilakukan penutupan guna mengurangi risiko munculnya klaster wisata," kata Syah.

Catatan Surya, wisata di Kabupaten Trenggalek yang paling banyak diminati pengunjung adalah wisata pantai.

Pada hari normal setelah pandemi, kunjungan ke pantai-pantai di Trenggalek hanya mencapai puluhan hingga ratusan orang.

Sementara saat akhir pekan dan bari libur, kunjungan bisa melonjak. Sebagai contoh, pada libur Lebaran lalu, kunjungan di beberapa pantai di Trenggalek bisa menyentuh angka 2000 orang sehari.

Jumlah itu sebenarnya masih di bawah batas maksimal 50 persen kapasitas seperti yang ditetapkan sebagai protokol kesehatan di tempat pariwisata.

Namun, keputusan untuk menutup tempat wisata di akhir pekan diambil untuk meminimalisir risiko yang ada.

Di sisi lain, pemkab akan mendorong pertumbuhan ekonomi lewat percepatan belanja daerah dari dana APBD. Langkah ini sebagai tindaklanjut target pertumbuhan ekonomi 7 persen pada kuartal kedua 2021.

"Kami pastikan belanja APBD dan APBDes segera terlaksana. Kami minta ini difokuskan kepada barang lokal untuk belanja yang sifatnya rutin. Kemudian untuk kegiatan nonlelang, kami minta digeser pelaksanaannya dari penunjukan langsung menjadi padat karya," katanya.

Dari langkah itu, pihaknya berharap perputaran uang di tengah masyarakat akan terjadi. Serta daya beli warga juga bisa menguat.

"Kami juga meminta ke dinas terkait agar ada percepatan menyaluran berbagai jenis bantuan sosial," sambung Syah. (aflahul abidin)

Baca juga: Wisata Pantai di Trenggalek Bergeliat saat Libur Lebaran

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved