Pasca Larangan Mudik, Wisata Makam Bung Karno Kota Blitar Mulai Ramai Pengunjung

Jumlah pengunjung kawasan wisata Makam Bung Karno di Kota Blitar mulai meningkat pasca berakhirnya kebijakan larangan mudik Hari Raya Idul Fitri 2021.

Editor: eben haezer
surabaya.tribunnews.com/samsul hadi
Sejumlah pengunjung naik becak wisata di kawasan wisata Makam Bung Karno Kota Blitar, Jumat (21/5/2021).  

SURYA.co.id | BLITAR - Jumlah pengunjung kawasan wisata Makam Bung Karno di Kota Blitar mulai meningkat pasca berakhirnya kebijakan larangan mudik Hari Raya Idul Fitri 2021.

Sekarang, jumlah pengunjung di kawasan wisata Makam Bung Karno rata-rata mencapai 500 orang per hari. 

"Pengunjungnya mulai meningkat, kemarin jumlahnya 500 orang dan siang ini sudah ada 200 orang pengunjung," kata Kabid Pengelolaan Kawasan Wisata Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Blitar, Heru Santoso. 

Heru mengatakan para pengunjung dari luar kota sudah mulai berdatangan di kawasan wisata Makam Bung Karno setelah berakhirnya kebijakan larangan mudik Lebaran. 

Bus rombongan pengunjung dari Jawa Barat dan Jawa Tengah juga sudah ada yang masuk di areal parkir Pusat Informasi Pariwisata dan Perdagangan (PIPP) Kota Blitar. 

"Kemarin ada dua bus rombongan dari Jawa Tengah, pagi tadi juga ada bus rombongan dari Jawa Barat," ujarnya. 

Dikatakannya, pengelola tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19 di kawasan wisata Makam Bung Karno

Pengunjung wajib memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak saat berada di kawasan wisata Makam Bung Karno

Pengelola juga membatasi jumlah pengunjung yang masuk di pusara Bung Karno maksimal 25 persen dari kapasitas yang tersedia. 

Jam operasional kawasan wisata Makam Bung Karno juga masih dibatasi mulai pukul 08.00 WIB sampai pukul 15.00 WIB. 

"Protokol kesehatan tetap kami terapkan secara ketat di kawasan wisata Makam Bung Karno," ujarnya. 

Seperti diketahui, kawasan wisata Makam Bung Karno dibuka pada Hari Raya Idul Fitri 2021.

Tapi, kondisi pengunjung di kawasan Makam Bung Karno sepi pada awal-awal libur Hari Raya Idul Fitri. 

Pengunjung sepi karena ada kebijakan larangan mudik dan penyekatan di perbatasan kota sejak 6-17 Mei 2020. (samsul hadi) 

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved