Susah Gampang Cooking Class Bikin Jajanan Bakcang

Bakcang dikenal sebagai makanan tradisional masyarakat Tionghoa dari beras atau ketan dan dibungkus dalam bentuk empat sudut dengan daun bambu

Penulis: Wiwit Purwanto
Editor: eben haezer
ist
Dian Kyriss (kanan) dan Indah Setiawan (kiri) dengan Bakcang hasil buatannya sendiri 

SURYATRAVEL, SURABAYA - Bakcang adalah makanan yang terbuat dari beras ketan yang di dalamnya ada isian berupa daging.

Bakcang dikenal sebagai  makanan tradisional masyarakat Tionghoa , terbuat dari beras atau ketan dan dibungkus dalam bentuk empat sudut dengan daun bambu.

Dalam penanggalan Cina, ada momen untuk membuat Bakcang yakni setiap tanggal 5 bulan kelima.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia online, bakcang disebut "bacang", yang artinya penganan seperti lontong, dibuat dari beras (ketan) yang diisi daging.

Membuat Bakcang memang harus telaten terutama saat membungkus dan mengikat talinya. “Kalau belum pernah mbungkus ini yang susah,” katanya tertawa.

Begitu juga yang dilakukan Dian Kryiss, salah seorang sosialita Surabaya yang saat ini sedang tinggal di Singapura, yang tertarik untuk belajar membuat Bakcang.

“Kebetulan ada cooking class, jadi kita tetap produktif meski sedang Pandemi,” katanya.

Dian Kryiss  memilih tinggal di Singapura karena anak bungsunya sedang menempuh pendidikan SMA di sebuah sekolah di Singapura.

“Selain di Singapura juga kadang kadang di Jerman, sudah 6 bulan di Singapura, di Jerman sering lockdown dan sepi,” lanjut Dian yang bersuamikan orang Jerman.

Dian mengaku menghabiskan waktu dengan mengikuti cooking class, karena ingin hobi memasaknya tetap tersalurkan.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved