Memacu Adrenalin di Alam Asri Pekalen Rafting Probolinggo

Pekalen Rafting di Probolinggo menawarkan arung jeram yang memacu adrenalin serta sensasi menikmati suasana alam yang asri. 

Editor: eben haezer
surabaya.tribunnews.com/yusron naufal putra
Wisata adrenalin di Pekalen Rafting, Probolinggo 

SURYATRAVEL, PROBOLINGGO - Pekalen Rafting yang terletak di Kabupaten Probolinggo, menjadi alternatif wisata di Jawa Timur. Tempat ini menawarkan sensasi lengkap, yakni arung jeram yang memacu adrenalin serta sensasi menikmati suasana alam yang asri. 

Pekalen Rafting tepatnya berada di kawasan Asinan, Kecamatan Tiris Kabupaten Probolinggo. Banyak wisatawan yang takjub oleh sensasi tempat ini. Misalnya Budi, warga Sidoarjo yang mengaku senang menikmati sensasi di Pekalen Rafting. 

"Tempatnya nyaman, bisa buat alternatif wisata," kata Budi yang merasakan langsung trip arung jeram, Sabtu (5/6/2021). 

Trip arung jeram di Pekalen itu memiliki panjang jalur belasan Kilometer.  Sepanjang trip arung jeram di sungai Pekalen itu, tebing tinggi disisi kanan dan kiri menjadi sensasi berbeda. 

Tempatnya yang jauh dari pemukiman warga membuat suasana alam yang asri begitu kerasa. Suara arus berpadu dengan gemericik air terjun. 

Selain itu, banyak air terjun yang dilewati. Ada sekitar tujuh air terjun yang dilewati dalam trip dan menjadi ikon. 

Di antaranya, ikon terjun tirai bidadari yang disebut menjadi ikonik dan tidak terdapat ditempat lain. Termasuk beberapa sensasi arus di trip Pekalen. 

Imam Santoso, pengelola Pekalen Rafting mengatakan, tempat yang dikembangkan selama beberapa tahun terakhir itu memang menjadi alternatif wisata. Apalagi, sepanjang tahun sungai Pekalen itu tak surut. Nyaris tak ada kekeringan disana. 

Imam selain mengembangkan wisata, juga mengembangkan potensi warga lokal. "Yang kerja disini merupakan orang-orang sekitar, masyarakat lokal disini jumlahnya tiga puluhan," ujar Imam saat ditemui.

Menurutnya, dibukanya kembali sektor wisata ditengah pandemi menjadi angin segar. Dia berharap, pariwisata dapat berangsur-angsur didatangi pengunjung. Kendati protokol kesehatan harus diterapkan betul dan membatasi jumlah pengunjung. (yusron naufal putra)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved