Warga Manfaatkan Taman Kehati di TPA Karangdiyeng Mojokerto Jadi Tempat Rekreasi

Taman Kehati di kawasan TPA Karangdiyeng, Kabupaten Mojokerto akhir-akhir ini jadi jujugan banyak orang untuk bermain bersama anak-anaknya.

Editor: eben haezer
surabaya.tribunnews.com/mohammad romadoni
Sejumlah warga berfoto selfie di taman bermain yang merupakan bagian wisata edukasi TPA Karangdiyeng, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto. 

SURYATRAVEL, MOJOKERTO - TPA Karangdiyeng di Dusun Penjaringan, kecamatan Kutorejo, kabupaten Mojokerto, belakangan ini menjadi jujugan banyak orang. 

Pasalnya, di sana saat ini sudah ada Taman Kehati yang merupakan bagian dari wisata edukasi TPA Karangdiyeng. Warga yang datang, mengajak anak-anaknya untuk bermain di sana. 

Sebelumnya, TPA Karangdiyeng sempat terbengkalai sekitar 6 bulan dan akhirnya dibuka lagi, Jumat (5/6/2021).

Yani (38) perempuan dari Desa Gedangan, Kecamatan Kutorejo, mengatakan dia bersama suami dan dua anaknya baru pertama kalinya mengunjungi TPA Karangdiyeng. Dia mengajak anak-anaknya untuk bermain di Taman Kehati TPA Karangdiyeng.

"Ini tadi mau jalan-jalan karena katanya tetangga di fotonya tempat TPA Karangdiyeng bagus membuat penasaran apakah tempatnya dekat disini," ungkapnya, Minggu (6/6/2021).

Dia mengetahui sebenarnya taman bermain yang dikunjungi itu adalah bagian wisata edukasi di TPA Karangdiyeng. Apalagi, taman bermain sebagai wahana rekreasi tidak ada di wilayah Kutorejo.

"Iya setuju karena di Mojokerto apalagi di Kutorejo jarang tempat rekreasi seperti ini mungkin bisa ditambahkan sarana pendukung misalnya pedagang dan wahana bermain sehingga bisa tambah ramai," ucap Yani.

Saat berada di Taman Kehati, dia tidak mencium bau tidak sedap meskipun keberadaan Taman Kehati berada dekat dalam radius sekitar 25 meter dari pusat kolam penampungan sampah.

"Sata datang tadi tidak mencium bau sampah ta meskipun sudah lepas masker juga tidak bau," jelasnya.

Menurut dia, sarana dan prasarana taman bermain sebagai wisata edukasi TPA Karangdiyeng cukup bagus namun perlu ditingkatkan. Apalagi, pohon-pohon di sekitarnya masih rendah sehingga tidak ada tempat teduh jika anak-anak berada di taman bermain tersebut.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved