Penumpang Bus Di Terminal Purabaya Dan Osowilangun Pada PPKM Darurat Tinggal 20 Persen

jumlah penumpang di Terminal Purabaya dan Terminal Tambak Osowilangon turun drastis

Penulis: Wiwit Purwanto
Editor: Wiwit Purwanto
suryatravel/ahmad zaimul haq
Penumpang di Terminal Purabaya lengan karena PPKM darurat 

 

Suryatravel - Jumlah penumpang di terminal di Surabaya selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat menurun tajam. Penurunannya bahkan mencapai 80 persen. 

Penurunan jumlah penumpang ini terlihat di Terminal Purabaya dan Terminal Tambak Osowilangon, baik dari penumpang yang berangkat maupun yang turun di dua terminal ini. 

Misalnya, perbandingan antara 1 Juli, saat PPKM belum dilakukan. Pada tanggal 1 Juli 2021 jumlah penumpang masih mencapai 8.448 penumpang. 

Kemudian, pada tanggal 5 Juli 2021 atau dua hari setelah PPKM dimulai pada 3 Juli 2021, keberangkatan penumpang menurun menjadi 4.651 penumpang. "Penurunan hampir 50 persen," kata Kepala Dinas Perhubungan Surabaya Irvan Wahyudrajad.

Kondisi ini terus berlangsung. pada Senin (12/7/2021), penurunan bahkan mencapai 80 persen dibanding awal bulan. 

Penurunan drastis ini menunjukkan bahwa masyarakat mulai membatasi pergerakan. "Ini sesuai arahan dan kebijakan pemerintah pada masa PPKM Darurat," katanya. 

Pemerintah memang melakukan pengetatan persyaratan perjalanan angkutan darat. Ini dikeluarkan melalui SE Kementerian Perhubungan Nomor 43 Tahun 2021 yang berlaku 5-20 Juli 2021.

Personil Dinas Perhubungan Kota Surabaya yang bertugas di Terminal Purabaya dan Terminal Tambak Osowilangon Surabaya juga melakukan pemeriksaan. Di antaranya, memastikan kelengkapan syarat.

Baik kepada penumpang dan crew bus. Di antara syarat yang harus dilengkapi adalah kartu vaksin pertama atau dosis 1. Syarat kedua, juga menyertakan hasil tes Covid-19 berupa rapid test antigen atau swab test PCR. 

Tak hanya kali ini, sosialisasi protokol kesehatan juga terus dilakukan bagi penumpang sejak awal pandemi. Bagi penumpang yang akan masuk terminal, misalnya, wajib mencuci tangan hingga mengikuti pengecekan suhu. Penumpang juga wajib menggunakan masker. 

Bagi penumpang yang dinilai tidak sehat, petugas akan mengarahkan ke pos kesehatan. Tim Gerak Cepat (TGC) hingga Ambulance juga disiagakan di Pos ini. 

Tak hanya bagi penumpang, awak kendaraan (sopir dan kru) juga rutin melakukan pemeriksaan kesehatan. Di antaranya, dengan tes swab berkala hingga mengikuti vaksinasi. (bob) 

 

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved