Lezatnya Olahan Kepala Kambing Di Madiun Ada Jasa Memasak Dan Mengolah Kepala Kambing Dan Sapi

Lilis Setyaningsih, Warga yang Desa Sangen, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun ini kebanjiran pesanan memasak kepala kambing dan kepala sapi kurban.

Editor: Wiwit Purwanto
suryatravel/rbp
Jasa olahan kepala kambing di Madiun 

Suryatravel – Olahan daging Kepala kambing atau kepala sapi memberikan sensasi tersendiri saat sudah menjadi makanan yang siap santap. Namun bagi sebagian orang mengolah kepala kambing ini memiliki kesulitan tersendiri.

Tapi di Madiun ada jasa untuk mengolah daging kepala kambing ini  seperti yang dilakukan Lilis Setyaningsih, Warga yang Desa Sangen, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun ini kebanjiran pesanan memasak kepala kambing dan kepala sapi kurban.

Ditemui di rumahnya, Rabu (21/7/2021), Lilis tampak sedang sibuk membakar kepala kambing dan kepala sapi. Sebelum dimasak, kepala kambing dan sapi memang harus dibakar untuk menghilangkan bulu.

Setelah dibakar, kepala yang sudah bersih dari bulu kemudian dicuci hingga bersih, lalu direbus. Baru kemudian, kepala dapat diolah berbagai jenis masakan. 

Perempuan yang sehari-hari berjualan sate kambing itu menuturkan, Idul Adha memang mendatangkan rejeki bagi dirinya. Sebab, banyak warga yang datang membawa kepala kambing dan sapi untuk diolah.

“Cuma pada saat Idul Adha saja. Kan banyak orang yang dapat kepala hewan kurban, tapi mereka tidak bisa mengolahnya. Jadi mereka bawa ke sini untuk dimasak,” kata Lilis.

Dalam sehari, ia biasa mengolah sepuluh kepala kambing dan kepala sapi. Beberapa olahan yang disediakan yakni rica-rica, tongseng, gulai, dan berbagai olahan lainnya.

Untuk kepala kambing ia menarif biaya  Rp100 ribu per kepala. Sedangkan biaya pengolahan satu kepala sapi Rp150 ribu. “Mereka bisa memilih olahan sesuai selera, mau dibikin apa saja terserah pembeli,” ujarnya.

Dia menambahkan, untuk mengolah kepala kambing dan kepala sapi, dibutuhkan waktu dua hari. 

Lilis mengaku, sudah tiga tahun menjalani pekerjaan musiman ini. Dia bersyukur karena bisa mendapatkan tambahan penghasilan di tengah pandemi Covid-19 . (rbp)

 

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved