Diyakini Ampuh Dari Penularan Covid-19 Jamu Ramuan Madura Ini Ramai Pembeli

Toko jamu dan obat-obatan yang sering diburu oleh pembeli di Pamekasan yaitu Toko Nur, yang berlokasi di Jalan Kabupaten.

Editor: Wiwit Purwanto
suryatravel/kuswanto ferdian
Toko Jamu Nur Di Pamekasan, Madura ramai pembeli 

Suryatravel – Minuman dan jamu tradisional kini mulai banyak diminati masyarakat sebagai minuman penjaga imun tubuh.

Seperti masyarakat Kabupaten Pamekasan, Madura yang akhir akhir ini mulai banyak mengonsumsi jamu dan obat-obatan herbal agar terhindar dari penularan Covid-19.

Toko jamu dan obat-obatan yang sering diburu oleh pembeli di Pamekasan yaitu Toko Nur, yang berlokasi di Jalan Kabupaten.

Toko jamu yang berdiri sejak tahun 1900 ini menjual berbagai jenis jamu dan obat-obatan herbal. Dan kini toko yang berdiri di belokan perempatan lampu merah Jalan Kabupaten ini diserbu pembeli.

Sebab, ramuan jamunya yang mantap dan juga memiliki khasiat manjur bagi tubuh.

Pemilik Toko Jamu Nur, Arif Rahman menjelaskan, jamu tradisional yang sering dibeli masyarakat Pamekasan sejak pandemi Covid-19 ini mewabah di antaranya, jamu salekarang (sekalor), jamu makjun, jamu bangkes, prebiotik G8 & G14, Qustul Hindi dan Habbatussauda.

Kata dia, jamu herbal ini banyak dibeli masyarakat karena memiliki khasiat dapat meningkatkan stamina dan membuka syaraf serta melancarkan peredaran darah.

"Selain itu herbal yang kami jual itu banyak yang disarankan sesuai sunnah Nabi Muhammad SAW, yaitu habbatussauda, kapulaga, safron dan jamu herbal lainnya," kata Arif Rahman kepada TribunMadura.com, Sabtu (24/7/2021).

Menurut Pria yang akrab disapa Mas Arif ini, selama pandemi Covid-19 mewabah di Pamekasan, penjualan jamu herbal di tokonya mengalami kenaikan.

Namun tidak terlalu signifikan sehubungan kurangnya minat kaum muda terhadap jamu herbal.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved