Seni Relief Kayu Lukis Bakar 3D Mulai Diminati, Angkat Keterpurukan Dari Pandemi Covid-19

Black Wood Craft Indonesia, Kerajinan relief kayu lukis bakar 3 dimensi menjadi inovasi baru di bidang kerajinan tangan.

Editor: Wiwit Purwanto
suryatravel/Danendra
Agustinus Eko Nurwidianto (48) menggoreskan solder di atas triplek kayu sengon.  

Suryatravel – Kerajinan relief kayu lukis bakar 3 dimensi menjadi inovasi baru di bidang kerajinan tangan.

Keahlian menggambar ini ditorehkan  Agustinus Eko Nurwidianto (48), warga Jalan Nusa Indah Baru Nomor 22, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo,

Ia  mencoba peruntungan dengan mendirikan usaha rumahan (UMKM) yang diberi nama Black Wood Craft Indonesia, pada 2018.

Karya itu diklaim dirinya sebagai inovasi baru di bidang kerajinan dan satu-satunya di dunia,  sehingga tak heran, jika karyanya digandrungi pejabat pemerintahan, BUMN, hingga TNI dan Polri.

Di temui di galeri miliknya, Eko tampak sibuk menata potongan triplek kayu sengon yang telah digerinda membentuk paras hingga bagian tubuh seorang pelanggan.

Tak lama, ia mulai melukis di atas potongan triplek kayu tersebut. Yang unik, ia melukis bukan dengan kuas, melainkan menggunakan solder. Teknik ini disebut pirografi.

Secara perlahan, Eko menggoreskan solder
hingga memunculkan garis hitam. Beberapa waktu berselang, garis-garis itu membentuk raut wajah seseorang lengkap dengan pakaian yang dikenakan.

Proses akhir, ia merekatkannya dengan lem kayu pada pigura. Alhasil muncul efek timbul atau tiga dimensi pada objek figur tersebut.

"Dalam karya ini, saya memadukan elemen seni lukis bakar dengan seni pahat atau ukir 3D," kata Eko.

Keahilan melukis, terus diasah oleh Eko sejak duduk dibangku SMA. Sedangkan teknik pahat dan pirografi, ia pelajari secara otodidak lewat internet.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved