Pesawat Garuda Buatan Warga Madura Ini Sanggup Terbang Jauh Kini Banjir Pesanan

Pesawat berukuran sekitar 3 meter itu dapat diterbangkan menyerupai pesawat Garuda Indonesia aslinya yang dikemudikan menggunakan remote control

Editor: Wiwit Purwanto
suryatravel/Hanggara
Agus Humaidi bersama Replika Pesawat Garuda Indonesia yang dibuatnya, Selasa (10/8/2021). 

Suryatravel – Sebuah pesawat terbang replika terbang diatas pemukiman sebuah kampung di Madura.

Pesawat terbang itu terbuat dari stereofoam dan dibuat oleh  Agus Humaidi warga Desa Tlambah, Kecamatan Karang Penang, Kabupaten Sampang.

Ia patut diacungi jempol karena pria berusia 25 tahun ini dengan kreatifitasnya berhasil menerbangkan pesawat replica itu.

Pesawat berukuran sekitar 3 meter itu dapat diterbangkan menyerupai pesawat Garuda Indonesia aslinya yang dikemudikan menggunakan remote control.

Saat  menerbangkan karyanya itu sempat di dokumentasikan oleh rekan-rekannya, sehingga viral di Media Sosial (Medsos).

Agus Humaidi mengatakan, kemampuan membuat replika pesawat Garuda Indonesia didapatkan dengan cara belajar sendiri atau otodidak, melalui referensi dari manapun.

Hal itu bisa ditekuninya dari rasa keinginan yang besar, sebab mulai sejak kecil sudah memiliki keinginan ingin merakit pesawat.

Karena itu dirinya mulai mencoba membuat dari kertas, namun beberapakali upayanya gagal.

"Saya terus mencoba dan pada akhirnya dengan kesalahan yang dilewati, berhasil membuat pesawat berukuran kecil dengan kemampuan yang terbatas," ujar pria yang tidak lulus Sekolah Dasar (SD) itu.

Kepuasannya tidak berhenti disana, dengan adanya media sosial, ia bergabung ke dalam komunitas Aeromodelling dan memperluas pengetahuannya.

Setelah bertanya dan berkonsultasi kepada rekan satu komunitas yang lebih berpengalaman, dirinya mampu membuat replika pesawat dengan kemampuan yang lebih baik.

Bahkan, replika pesawat yang telah dibuatnya saat ini dapat dikontrol hingga berkilo-kilo meter dengan menggunakan camera khusus guna mengetahui medan.

"Untuk bahan yang saya gunakan, didapatkan melalui toko online dan total pembelian perlengkapan hingga menjadi satu pesawat diperkirakan Rp. 7 juta," terang Agus Humaidi.

Ia menyampaikan, dari hasil yang dibuatnya saat ini, sudah ada sekitar 20 pemesan dengan harga bervariatif, mulai Rp. 7 juta hingga Rp. 10 juta.

"Untuk pemesan juga ada yang dari luar kota, tepatnya Kabupaten Sidoarjo," pungkasnya. (Hanggara Pratama)

 

 

 

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved