PPKM Level 4 Diperpanjang Di Surabaya Mal Sudah Dibuka, Ini Syarat Yang Harus Dipenuhi Pengunjung

mal di empat kota, salah satunya Kota Surabaya, boleh operasional penuh. Kecuali bioskop dan arena permainan anak-anak

Penulis: Wiwit Purwanto
Editor: Wiwit Purwanto
suryatravel/Sugiharto
Pengunjung mal kini harus memiliki aplikasi pedulilindungi.id untuk bisa masuk mal 

Suryatravel – Aturan PPKM Level 4 yang diperpanjang sampai tanggal 16 Agustus 2021, memberikan kelonggaran salah satunya diperbolehkannya pusat perbelanjaan buka kembali.

Mulai Selasa (10/8/2021), mal di empat kota, salah satunya Kota Surabaya, boleh operasional penuh. Kecuali bioskop dan arena permainan anak-anak.

Namun ada pembatasan bagi pengunjung yang bisa masuk juga yang diatas usia 12 tahun hingga maksimal 70 tahun. Anak-anak dan orang tua masih dibatasi  tidak  diperbolehkan masuk ke mal/.

Selain itu aturan baru juga menegaskan untuk masuk mal, harus men-download aplikasi PeduliLindungi.id, sebagai langkah pertama.

Selanjutnya setelah memiliki aplikasi tersebut, sebelum masuk, harus melakukan scan barcode yang disediakan di pintu-pintu masuk mal.

Lali bila hasil scan barcode itu berwarna hijau, kemudian ditunjukkan ke petugas yang berjaga, baru diizinkan masuk.

Baca juga: PPKM Level 4 Diperpanjang 16 Agustus 2021, Pusat Perbelanjaan Di Surabaya Mulai Dibuka  

Keempat, setelah masuk pintu utama, tetap harus ditest suhu, melalui layar monitor yang sudah terhubung dengan alat pengukur suhu.

Kelima, bila lolos dari monitor pengukur suhu ini, bisa masuk ke area mal, dan berkeliling di tenant-tenant.

Selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 yang diperpanjang mulai 9 Agustus hingga 16 Agustus mendatang, operasional mal dimulai pukul 10.00 WIB hingga 20.00 WIB.

Tercatat ada sekitar 24 mal di Kota Surabaya yang buka dan mengikuti uji coba relaksasi operasional dengan aturan-aturan sesuai PPKM Level 4.

Selain aturan-aturan diatas, beberapa mal di Surabaya masih memberikan toleransi untuk karyawan tenant di mal yang membawa bukti vaksin secara fisik yang akan diverifikasi oleh petugas di pintu masuk.

Termasuk karyawan yang penyitas covid 19 tapi belum vaksin, atau dengan komorbid yang membuatnya tidak bisa vaksin. Dikuatkan dengan surat keterangan dari dokter. 

Sementara untuk pengunjung yang belum vaksin, ada syarat yang harus ditunjukkan saat masuk, diantaranya surat hasil swab antigen atau PCR dengan hasil negatif.  

"Dengan berat hati, kami menghimbau bagi yang tidak benar-benar perlu belanja di mal, jangan dululah datang ke mal. Mari saling menjaga, untuk bisa bebas, tidak ada lagi penyebaran Covid 19, dan ekonomi bisa segera pulih," kata Sutandi Purnomosidi, Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Jawa Timur.

 

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved