Siap Buka Kembali 65 Persen Pelaku Wisata di Makam Bung Karno Blitar Sudah Vaksin Covid-19

dari 778 pelaku wisata di kawasan wisata Makam Bung Karno yang sudah mendapat vaksin baru 65 persen atau sekitar 505 orang

Editor: Wiwit Purwanto
suryatravel/Samsul Hadi
Kawasan pedagang suvenir di kawasan wisata Makam Bung Karno, Kota Blitar, Jumat (20/8/2021).  

Suryatravel - Pelaku wisata di kawasan wisata Makam Bung Karno Kota Blitar sekitar 65 persen sudah mendapat vaksin Covid-19. Jumlah pelaku wisata di kawasan itu sendiri sebanyak 778 orang. 

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Blitar, Tri Iman Prasetyono mengatakan sebanyak 778 pelaku wisata di kawasan wisata Makam Bung Karno itu terdiri atas pedagang suvenir dan tukang becak wisata. 

Sampai sekarang dari 778 pelaku wisata di kawasan wisata Makam Bung Karno yang sudah mendapat vaksin baru 65 persen atau sekitar 505 orang.  Sisanya sebanyak 273 orang masih menunggu jadwal vaksin dari Dinas Kesehatan Kota Blitar

"Sisanya masih menunggu jadwal vaksin dari Dinkes. Karena stok vaksin di Dinkes juga terbatas," kata Tri Iman, Jumat (20/8/2021). 

Tri Iman berharap program vaksinasi untuk para pelaku wisata bisa dipercepat.  Dengan begitu para pelaku wisata sudah siap jika sewaktu-waktu tempat wisata dibuka kembali. 

"Vaksin untuk para pelaku wisata ini juga untuk persiapan kalau tempat wisata dibuka kembali," ujarnya.

Selain itu, kata Tri Iman, sekarang juga sedang berjalan program vaksinasi untuk para pegawai hotel dan kafe. 

Baca juga: Memparekraf Sandiaga Dorong Kawasan Destinasi Wisata Jadi Sentra Vaksinasi

Menurutnya, program vaksinasi untuk para pegawai hotel dan kafe sudah mencapai 80 persen. 

"Kami juga meminta para pelaku usaha pariwisata untuk mendaftarkan pegawainya ikut vaksin," katanya. 

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Blitar, Didik Jumianto mengatakan vaksinasi untuk para pelaku wisata di Makam Bung Karno sudah berjalan. 

Tapi, menurutnya, masih ada beberapa pelaku wisata di Makam Bung Karno yang belum mendapat vaksin.  Dia meminta pelaku wisata yang belum mendapat jatah vaksin untuk bersabar. 

"Masyarakat juga bisa mendapatkan informasi ketersediaan vaksin ke fasilitas kesehatan terdekat," katanya. (sha) 

 

 

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved