Ada Kelonggaran PPKM Mal Di Kota Surabaya dan Mojokerto Mulai Buka Dengan Pembatasan

Surabaya dan Mojokerto yang kini sudah ada kelonggaran dan  diperbolehkan membuka kembali mal.

Penulis: Wiwit Purwanto
Editor: Wiwit Purwanto
suryatravel/christine ayu
Pengunjung mencuci tangan touchless di Grand City Mall Surabaya 

Suryatravel – Pusat perbelanjaan dan mal di sejumlah kota sudah mulai dibuka kembali dengan pembatasan dan pengawasan yang ketat.

Seperti Kota Surabaya dan Mojokerto yang kini sudah ada kelonggaran dan  diperbolehkan membuka kembali mal. Pemkot Surabaya mengklaim upaya penanganan Covid-19 telah membuahkan hasil. Sekalipun, ada sejumlah relaksasi dengan adanya pembukaan beberapa pusat perbelanjaan. 

"Kami sudah melakukan evaluasi. Kalau ngomong zona, Surabaya sudah turun (level)," kata Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.  

Namun, Cak Eri menyebut Surabaya tak bisa berdiri sendiri. Beberapa kawasan di wilayah aglomerasi Surabaya Raya yang masih berada di zona tinggi membuat Surabaya masih masuk PPKM Level 4.

Karena kasus di Surabaya relatif turun, ujicoba kelonggaran dilakukan. Sekalipun PPKM level 4 masih berlanjut. 

Dalam perpanjangan PPKM level 4 sepekan terkahir, sejumlah relaksasi di Surabaya telah dilakukan. Misalnya, pembukaan mall dengan pembatasan jumlah pengunjung (50 persen) dan kewajiban ikut vaksinasi. 

"Karena itu pusat melakukan (pembukaan) secara bertahap. Dari 25 (persen), ke-50, nanti 75. Sehingga kita tidak euforia, tapi masih mengingat bahwa kita masih dalam masa pandemi dan masih dalam tahap kehati-hatian," katanya. 

Demikian juga pusat perbelanjaan Sunrise Mall di Kota Mojokerto yang hari ini, Rabu (25/8/2021) kembali dibuka setelah dua bulan lamanya berhenti beroperasi sejak PPKM Jawa – Bali.

Beroperasinya pusat perbelanjaan modern tersebut menyusul penurunan PPKM Level 3 di Kota Mojokerto sesuai instruksi Imendagri Nomor 35 Tahun 2021.

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari bersama rombongan sempat menilik langsung pusat perbelanjaan di Mall Sunrise dalam kesiapan sarana prasana Prokes.

Ning Ita mengatakan penurunan PPKM Level 3 maka pusat perbelanjaan mall hari ini sudah bisa beroperasi 100 persen. Rencananya, ada 70 tenant di dalam mall yang akan kembali beroperasi.

"Tentu saya ingin melihat secara langsung bagaimana kesiapan sarpras Mall ketika kembali dibuka dan paling penting adalah barcode vaksin (Sertifikat e-Vaksin) yang terhubung aplikasi PeduliLindungi memastikan bahwa setiap pengunjung ke dalam Mall ini sudah divaksin," ungkapnya.

Untuk warung makan, PKL diperbolehkan buka maksimal 25 persen dari kapasitas tempat duduk dan 30 menit waktu makan hingga pukul 20.00 WIB. Kemudian, resepsi pernikahan diperbolehkan maksimal 20 orang di lokasi tanpa makan ditempat.

Chief Marketing Sunrise Mall, Andiyanto Vino menerangkan pihaknya mengapresiasi Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah terkait pelonggaran PPKM Level 3 sehingga pusat perbelanjaan bisa kembali beroperasi.

"Kita resmi kembali beroperasi 100 persen hari ini pukul 10.00 WIB hingga pukul 20.00 WIB," ujarnya. 

Vino menyampaikan persyaratan pengunjung Sunrise Mall wajib menunjukkan sertifikat vaksin yang melalui aplikasi digital PeduliLindungi dan menerapkan Prokes secara ketat.

Kemudian, pembatasan pengunjung 50 persen dari kapasitas 10 ribu orang dan makan ditempat maksimal 30 menit.

"Terpenting sesuai peraturan mendagri pengunjung Mall terutama anak-anak usia dibawah 12 tahun untuk sementara tidak diperbolehkan masuk namun usia 12 keatas sudah vaksin diperbolehkan," Tandasnya.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved